ilustrasi wiper mobil (pexels.com/Maria Tyutina)
Sebagian pemilik mobil mengangkat wiper saat parkir di bawah terik matahari dengan tujuan menjaga karet agar tidak cepat rusak. Padahal, mengangkat wiper bukan berarti sepenuhnya melindungi karet dari paparan panas.
Saat mobil berada di luar ruangan, bagian wiper tetap terkena suhu tinggi dan sinar matahari. Bahkan, lengan serta karet wiper yang terangkat tetap berada di lingkungan yang sama sehingga masalah akibat paparan panas dalam jangka panjang tetap bisa terjadi.
Cara yang lebih efektif untuk menjaga kondisi wiper adalah merawat karet dan kaca depan secara rutin. Bersihkan kotoran yang menempel pada bilah karet karena debu dan partikel kecil dapat membuat sapuan tidak optimal sekaligus mempercepat keausan.
Jika mobil akan diparkir dalam waktu lama, memilih tempat teduh atau menggunakan pelindung kendaraan dapat membantu mengurangi paparan panas pada berbagai komponen, termasuk karet wiper. Namun, tetap pastikan penggunaan pelindung tidak membuat kelembapan terperangkap terlalu lama.
Pada akhirnya, mengangkat wiper sesekali tidak akan langsung membuat komponen rusak. Kebiasaan tersebut bahkan diperlukan ketika membersihkan kaca atau melakukan penggantian wiper.
Yang perlu dihindari adalah membiarkan wiper terus-menerus dalam posisi terangkat tanpa alasan yang jelas. Menempatkan wiper pada posisi normal setelah digunakan membantu mengurangi risiko terbentur, terlepas, atau menghantam kaca secara tidak sengaja, sekaligus menjaga komponen tetap bekerja sesuai fungsinya.