Kenapa Ada Suara Berdengung dari Ban Saat Mobil Melaju?

- Dengungan roda yang makin jelas saat kecepatan bertambah dapat dipicu keausan ban tidak merata, termasuk cupping, akibat kontak telapak ban dan aspal berubah.
- Desain tapak, fungsi ban, serta karet yang mengeras atau menua turut memengaruhi tingkat kebisingan saat ban bergesekan dengan jalan.
- Sumber dengung bisa berasal dari bearing roda atau komponen kaki-kaki; perubahan suara menurut kecepatan, permukaan jalan, dan belokan membantu pemeriksaan.
Saat mobil melaju, suara dengung dari arah roda kadang mulai terdengar dan semakin jelas ketika kecepatan bertambah. Suaranya bisa menyerupai desiran keras, dengungan konstan, atau bahkan seperti suara pesawat yang mengikuti putaran roda.
Masalah ini tidak selalu berarti ban langsung rusak. Namun, suara yang muncul terus-menerus juga tidak boleh dianggap sepele karena dapat berkaitan dengan kondisi telapak ban, bearing roda, hingga komponen lain di area kaki-kaki.
1. Pola keausan ban dapat menimbulkan suara dengung

ilustrasi ban mobil (unsplash.com/Ondrej Trnak) Ban yang aus secara tidak merata sering menjadi salah satu penyebab munculnya suara berdengung saat mobil berjalan. Permukaan telapak yang tidak rata membuat kontak antara ban dan aspal berubah setiap kali roda berputar sehingga menghasilkan suara yang lebih keras.
Kondisi seperti cupping atau keausan bergelombang juga dapat membuat ban terdengar mendengung meski ketebalan telapaknya belum habis. Penyebabnya bisa berkaitan dengan kondisi suspensi, keseimbangan roda, tekanan angin, atau masalah lain yang membuat ban tidak menapak secara konsisten.
2. Jenis dan kondisi permukaan ban ikut memengaruhi suara

ilustrasi ban mobil (freepik.com/standret Setiap ban memiliki desain pola tapak yang berbeda. Ada ban yang dirancang untuk memberikan kenyamanan dan suara lebih senyap, sementara model lain lebih mengutamakan daya cengkeram atau kemampuan membuang air sehingga karakter suaranya bisa lebih terdengar.
Seiring pemakaian, karet ban juga dapat mengalami perubahan karakter. Ban yang mulai mengeras atau sudah cukup berumur dapat menghasilkan suara lebih besar ketika bergesekan dengan permukaan jalan. Karena itu, suara dengung kadang muncul secara perlahan tanpa disadari hingga akhirnya semakin jelas saat mobil melaju lebih cepat.
3. Dengungan belum tentu murni berasal dari ban

ilustrasi toko ban mobil (pexels.com/Andrea Piacquadio) Suara yang terasa berasal dari arah ban belum tentu benar-benar disebabkan oleh ban. Bearing roda yang mulai aus juga dapat menghasilkan dengungan yang berubah mengikuti kecepatan kendaraan dan kadang berubah ketika mobil berbelok.
Selain itu, beberapa komponen kaki-kaki yang mengalami masalah dapat memengaruhi posisi serta gerakan roda. Jika suara dengung tidak hilang setelah ban diperiksa atau diganti, pemeriksaan lebih lanjut perlu dilakukan untuk menemukan sumbernya.
Cara sederhana untuk memperhatikan gejalanya adalah melihat apakah suara berubah ketika kecepatan meningkat, berkurang saat melewati permukaan jalan berbeda, atau berubah ketika setir dibelokkan. Informasi tersebut dapat membantu mempersempit kemungkinan penyebab sebelum kendaraan diperiksa secara lebih mendalam.
Jadi, suara berdengung dari arah ban saat mobil melaju bisa disebabkan oleh banyak hal. Pola keausan yang tidak merata, karakter ban, kondisi karet, hingga bearing roda dapat menghasilkan gejala serupa. Jangan langsung mengganti ban tanpa pemeriksaan karena sumber suara belum tentu berasal dari sana. Semakin cepat penyebabnya ditemukan, semakin mudah pula mencegah masalah berkembang dan mengganggu kenyamanan maupun keselamatan berkendara.

















