ilustrasi parkir mobil (unsplash.com/Claude Gabriel)
Kebiasaan meninggalkan benda mudah terbakar di dalam atau sekitar mobil juga tidak boleh disepelekan. Kaleng aerosol, cairan pembersih, korek api, atau bahan lain yang mudah terbakar dapat menjadi berbahaya ketika terkena panas berlebihan. Paparan sinar matahari juga dapat membuat temperatur kabin meningkat drastis.
Selain itu, kebocoran oli atau cairan mudah terbakar yang menetes ke bagian mesin dan sistem pembuangan juga berpotensi menimbulkan masalah. Karena itu, pemilik mobil sebaiknya tidak hanya memperhatikan kondisi mesin, tetapi juga memeriksa apakah terdapat tetesan cairan di bawah kendaraan setelah parkir.
Jika tercium bau bahan bakar, muncul asap, atau terlihat cairan yang tidak biasa, sebaiknya jangan mengabaikannya. Segera matikan sumber listrik jika aman dilakukan dan jauhkan kendaraan dari sumber api. Pemeriksaan rutin pada sistem bahan bakar, kelistrikan, serta ruang mesin dapat membantu mengurangi risiko kebakaran saat mobil sedang parkir.