Kenapa Tidak Dianjurkan Mudik Pakai Motor? Ini Risikonya

- Kecelakaan motor saat mudik mencapai sekitar 75 persen dari total insiden, disebabkan padatnya arus lalu lintas dan minimnya perlindungan bagi pengendara.
- Motor tidak dirancang untuk perjalanan jauh karena kapasitas bahan bakar kecil, ukuran ban sempit, serta risiko kelelahan dan kerusakan komponen meningkat.
- Mudik pakai motor berisiko tinggi akibat keterbatasan membawa barang, paparan cuaca ekstrem, hingga sulit dikendalikan di jalan menanjak atau bergelombang.
Buat kamu yang tidak punya mobil, mudik pakai motor biasanya menjadi pilihan masuk akal. Apalagi mudik naik motor juga lebih fleksibel, nyaman, dan kamu tak perlu berdesak-desakan membeli tiket transportasi umum. Sayangnya, mudik pakai motor tidak dianjurkan karena memiliki banyak risiko.
Beberapa alasan kenapa tidak dianjurkan mudik pakai motor antara lain rawan kecelakaan, berbahaya saat cuaca ekstrem, dan tak cocok buat perjalanan jauh. Berikut penjelasan lengkapnya.
Table of Content
1. Mudik dengan motor rawan kecelakaan
Kecelakaan yang melibatkan motor sering kali terjadi, khususnya ketika arus mudik saat jalanan sangat ramai dan padat. Bahkan menurut data Operasi Ketupat pada 2024, kecelakaan sepeda motor saat mudik menjadi yang terbanyak, sekitar 75 persen. Kecelakaan tersebut terjadi karena beberapa hal, seperti kelalaian pengendara, tubuh yang tidak terlindungi, hingga adanya tabrakan dengan kendaraan lain.
2. Motor tidak dirancang untuk perjalanan jauh

Motor hanya didesain dan dirancang untuk perjalanan jarak pendek serta penggunaan harian. Jadi, kendaraan tersebut lebih cocok buat perjalanan di dalam kota atau mobilutas harian. Hal tersebut tercermin dari velg dan ban motor yang ukurannya kecil.
Selain itu, kapasitas tangki bahan bakar motor juga tergolong kecil sekitar 4—16 liter, berbeda dengan mobil yang bisa mencapai 45 liter. Nah, kalau dibawa perjalanan jauh seperti mudik hingga ratusan kilometer, motor bisa mengalami kerusakan pada komponen dan beberapa risiko lain pun mengintai.
3. Motor tidak bisa membawa banyak barang dan orang
Mudik menggunakan mobil atau transportasi umum dinilai aman karena kamu bisa membawa banyak barang sekaligus. Hal tersebut tentu tak bisa dilakukan jika kamu mudik pakai motor yang ukuran dan bagasinya terbatas.
Lebih lanjut, motor juga hanya dirancang untuk membawa dua orang, satu penumpang dan pengendara. Jika memaksa membawa banyak barang dan orang, motor bisa menjadi tidak stabil, sulit bermanuver, dan akhirnya berpotensi mengelami kecelakaan.
4. Motor tidak tahan cuaca ekstrem

Salah satu faktor yang harus diperhatikan saat mudik adalah kondisi cuaca. Kamu mungkin saja berhadapan dengan terik matahari, gerimis, hingga hujan deras. Jika menggunakan mobil, kereta, atau bis kamu akan terlindungi dari semua itu. Namun, hal tersebut tak berlaku jika mudik pakai motor karena kendaraan tersebut tak tertutup.
Agus Sani selaku Head of Safety Riding Promotion Wahana juga menambahkan, paparan cuaca ekstrem bisa berakibat fatal dan membahayakan pengendara. Dalam hal ini, pemotor yang terpapar cuaca ekstrem bisa cepat kelelahan dan kondisi fisiknya memburuk hingga akhirnya tak bisa stabil mengendarai motornya.
5. Motor sulit dikendalikan dan sering bermasalah
Secara umum, motor memang lebih kecil sehingga bisa menembus kemacetan atau masuk ke jalan alternatif kecil. Namun, di beberapa kesempatan motor akan sulit dikendalikan, khususnya saat melewati tanjakan, turunan, jalan bergelombang, atau trek berlubang.
Beberapa masalah seperti rem blong, ban pecah, overheat, atau kerusakan velg juga sangat berisiko bagi motor dan pengendara. Jika apes, kamu bisa mengalami kecelakaan parah. Misal saja “beruntung”, motor yang rusak harus dibawa ke bengkel dan kamu bisa merogoh kocek hingga ratusan ribu untuk memperbaikinya.
Itulah berbagai alasan kenapa tidak dianjurkan mudik pakai motor yang harus kamu pertimbangkan. Risikonya tidak main-main, bahkan bisa mengancam nyawa, lho. Untuk itu, ada baiknya untuk mudik menggunakan moda transportasi lain jika memungkinkan, ya.
FAQ seputar kenapa tidak dianjurkan mudik pakai motor
| Kenapa tidak dianjurkan mudik pakai motor? | Mudik tidak dianjurkan pakai motor karena beberapa alasan, yaitu bisa memicu kecelakaan, rawan akan cuaca ekstrem, melelahkan, dan tidak bisa membawa banyak barang. |
| Apa yang harus dilakukan jika terpaksa harus mudik naik motor? | Jika terpaksa mudik pakai motor kamu harus melakukan servis sebelum berangkat, menjaga kesehatan, memastikan barang bawaan, jangan bawa banyak orang, amati cuaca, dan pastikan kendaraan dalam kondisi prima. |
| Apa saja alternatif mudik selain naik motor? | Ada banyak alternaif mudik selain motor, yaitu naik bis, travel, kereta, pesawat, hingga kapal. Selain itu, kamu juga bisa menumpang dengan teman, saudara, atau kenalan yang mudik pakai mobil. |


















