Jakarta, IDN Times - Industri logistik nasional yang terus berkembang turut meningkatkan kebutuhan akan sistem transportasi yang lebih aman, terutama untuk distribusi barang berbahaya seperti bahan bakar, LPG, hingga bahan kimia.
Kondisi tersebut menjadi salah satu fokus yang diangkat UD Trucks Indonesia melalui seminar bertajuk Sinergi Energi Berkelanjutan dan Teknologi Keselamatan Transportasi untuk Operasi Kendaraan Angkutan Barang Berbahaya di ajang GIIAS 2026.
Seminar tersebut mempertemukan perusahaan energi, produsen kendaraan, industri karoseri, hingga pemangku kepentingan lain untuk membahas penerapan teknologi, pengembangan karoseri, serta praktik terbaik dalam meningkatkan standar keselamatan angkutan barang berbahaya.
Langkah ini dinilai semakin relevan seiring pertumbuhan sektor transportasi dan pergudangan nasional yang terus meningkat.
