Lepas Perkuat Ekosistem Kepemilikan Kendaraan di Indonesia

- Lepas memperkenalkan consumer ownership journey untuk mendampingi pelanggan dari pembelian hingga kepemilikan, termasuk lucky draw GIIAS 2026 bagi pemesan kendaraan dengan booking fee minimal Rp5 juta.
- Melalui Lepas CARE, L8 PHEV mendapat garansi kendaraan enam tahun, komponen elektrifikasi delapan tahun, dan mesin hingga 10 tahun atau satu juta kilometer untuk pemilik pertama.
- Lepas memperluas diler 3S di Jabodetabek, Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, dan Bali, didukung teknisi tersertifikasi serta ketersediaan suku cadang.
Jakarta, IDN Times - Memilih kendaraan listrik maupun plug-in hybrid (PHEV) kini tidak hanya bergantung pada desain, performa, atau teknologi yang ditawarkan.
Seiring berkembangnya pasar kendaraan energi baru (NEV) di Indonesia, konsumen juga mulai mempertimbangkan kualitas layanan yang akan diterima setelah kendaraan dibeli, mulai dari proses pembelian, layanan purna jual, hingga kemudahan mengakses jaringan diler.
Melihat perubahan tersebut, Lepas memperkenalkan konsep consumer ownership journey yang mencakup pengalaman pelanggan sejak proses pembelian hingga masa kepemilikan kendaraan.
Strategi ini diperkuat melalui program penjualan selama GIIAS 2026, layanan purna jual Lepas CARE, serta perluasan jaringan diler di berbagai wilayah Indonesia.
1. Fokus membangun pengalaman pelanggan sejak proses pembelian

Lepas menilai keputusan konsumen saat membeli kendaraan tidak lagi berhenti pada produk saja.
Karena itu, perusahaan berupaya menghadirkan pengalaman menyeluruh sejak calon pelanggan pertama kali berinteraksi dengan merek tersebut hingga menjadi pemilik kendaraan.
“Kami melihat bahwa di era New Energy Vehicle, keputusan pelanggan tidak lagi berhenti pada kendaraan yang mereka pilih. Mereka juga ingin mengetahui bagaimana sebuah brand akan mendampingi mereka selama masa kepemilikan," ujar Vice Country Director Lepas Indonesia, Temmy Wiradjaja, Kamis (30/7/2026).
Sebagai bagian dari strategi tersebut, selama GIIAS 2026 setiap konsumen yang melakukan Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) di booth Lepas berkesempatan mengikuti lucky draw berhadiah kartu uang elektronik hingga Rp12 juta. Program tersebut berlaku untuk transaksi dengan booking fee minimal Rp5 juta di lokasi pameran.
2. Lepas CARE tawarkan garansi hingga mesin satu juta kilometer

Lepas juga memperkuat layanan purna jual melalui ekosistem Lepas CARE yang dirancang untuk memberikan rasa aman selama masa kepemilikan kendaraan, baik untuk model listrik murni maupun PHEV.
Untuk Lepas L8 PHEV yang dipasarkan seharga Rp589 juta, konsumen memperoleh garansi kendaraan selama enam tahun atau 150 ribu kilometer, garansi baterai, motor, dan controller selama delapan tahun atau 160 ribu kilometer, serta garansi mesin hingga 10 tahun atau satu juta kilometer bagi pemilik pertama.
Paket tersebut juga dilengkapi free service selama empat tahun atau 60 ribu kilometer, layanan pickup and delivery selama dua tahun di area tertentu, serta road assistance hingga tiga tahun.
Sementara itu, Lepas E4 EV yang ditawarkan dengan harga spesial Rp339 juta selama GIIAS 2026 mendapat garansi kendaraan enam tahun atau 150 ribu kilometer, garansi baterai selama delapan tahun atau 160 ribu kilometer, serta layanan road assistance selama tiga tahun.
3. Perluas jaringan diler untuk memperkuat layanan nasional

Selain menghadirkan layanan purna jual, Lepas juga mempercepat pengembangan jaringan diler di Indonesia. Perusahaan menilai keberadaan diler menjadi salah satu faktor penting untuk menjaga hubungan jangka panjang dengan pelanggan.
Seluruh jaringan diler Lepas mengusung fasilitas 3S (Sales, Service, Spare Parts), didukung teknisi tersertifikasi, ketersediaan suku cadang, serta standar pelayanan yang diklaim seragam sesuai standar global perusahaan.
Ekspansi jaringan dilakukan ke berbagai wilayah, mulai dari Jabodetabek, Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, hingga Bali.
Melalui langkah tersebut, Lepas ingin memastikan konsumen dapat memperoleh akses yang lebih mudah terhadap produk maupun layanan, sekaligus menjaga pengalaman kepemilikan kendaraan tetap konsisten di seluruh Indonesia.


















