potret tampak depan Geely EX5 (global.geely.com)
Selain 74.037 kendaraan Lynk & Co, Geely juga menarik kembali 18.878 unit Galaxy M9 dengan penyebab masalah yang sama. Dengan demikian, total kendaraan yang terdampak dari lima model berbeda mencapai hampir 93.000 unit.
Skala recall ini tergolong besar. Data penjualan yang dikutip dalam laporan menyebut total penjualan empat model Lynk & Co tersebut sepanjang 2025 mencapai 147.800 unit. Artinya, sekitar setengah dari populasi kendaraan tersebut berpotensi masuk dalam program recall.
Persoalan ini juga memunculkan kekhawatiran terkait proses penggantian LiDAR. Untuk mengganti komponen tersebut, teknisi perlu membongkar sebagian lapisan plafon kendaraan. Sejumlah pemilik khawatir proses tersebut dapat memicu bunyi-bunyi dari interior, masalah kerapatan, hingga berdampak terhadap nilai jual kembali mobil.
Penanganan purnajual Lynk & Co juga menjadi sorotan karena adanya laporan kompensasi yang berbeda-beda. Sejumlah pemilik disebut hanya menerima voucher perawatan, sementara yang lain mendapatkan penawaran garansi seumur hidup atau poin sebagai bentuk kompensasi.
Recall ini datang ketika Lynk & Co sedang menghadapi tekanan penjualan. Penjualan merek tersebut pada Juli 2026 dilaporkan turun 40 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sepanjang tujuh bulan pertama tahun ini, penjualan kumulatif mencapai 160.600 unit atau masih di bawah 40 persen dari target tahunan sebanyak 400.000 kendaraan.
Masalah LiDAR ini pun menjadi tantangan tambahan bagi Geely dan Lynk & Co. Di tengah semakin populernya teknologi bantuan mengemudi, keandalan sensor menjadi faktor penting karena gangguan kecil pada komponen dapat membuat fitur keselamatan dan bantuan berkendara tidak bekerja sebagaimana mestinya.