CATL Jadi Raja Tukar Baterai Truk Listrik Berat di China

- CATL mengakuisisi 24,8726% saham Qiyuan Green Power senilai 2,56 miliar yuan, yang berpotensi menjadikannya pemegang saham terbesar operator penukaran baterai truk berat China itu.
- Kesepakatan ini menyatukan sistem penukaran baterai belakang milik Qiyuan untuk truk eksisting dengan sistem berbasis sasis Qiji CATL bagi truk standar dan logistik jarak jauh.
- Qiyuan telah memiliki lebih dari 1.600 stasiun di 208 kota, sementara CATL menargetkan 900 stasiun truk berat Qiji pada 2026 dan memperluas jaringan lintas kategori kendaraan.
CATL semakin memperkuat posisinya di industri kendaraan listrik China. Produsen baterai terbesar di dunia itu resmi mengakuisisi sebagian saham Qiyuan Green Power, operator jaringan penukaran baterai truk berat terbesar di China.
Langkah tersebut membuat CATL semakin dekat untuk menjadi pemegang saham terbesar Qiyuan Green Power. Akuisisi ini juga membuka peluang bagi CATL untuk menggabungkan dua teknologi penukaran baterai dan memperluas jaringan energi untuk kendaraan niaga listrik.
1. CATL membeli hampir 25 persen saham Qiyuan Green Power

Ilustrasi CATL. (catl.com) CATL resmi menandatangani kontrak untuk mengakuisisi 24,8726 persen saham Qiyuan Green Power senilai 2,556597 miliar yuan atau sekitar 370 juta dolar AS. Berdasarkan laporan carnewschina.com, transaksi tersebut membuat nilai Qiyuan Green Power mencapai sekitar 10,275 miliar yuan atau setara 1,5 miliar dolar AS.
Nilai transaksi itu juga mencerminkan premi sekitar 120 persen dibandingkan nilai buku perusahaan. Setelah seluruh proses administrasi dan registrasi selesai, CATL diperkirakan akan menjadi pemegang saham terbesar Qiyuan Green Power dan memperkuat pengaruhnya di sektor energi kendaraan niaga.
Qiyuan Green Power merupakan operator jaringan penukaran baterai truk berat terbesar di China. Perusahaan tersebut berada di bawah China Power, anak usaha dari perusahaan energi milik pemerintah pusat China, State Power Investment Corporation.
Masuknya CATL ke perusahaan tersebut bukan sekadar investasi finansial. Produsen baterai itu akan mendapatkan akses terhadap jaringan penukaran baterai yang sudah tersebar luas di berbagai wilayah China, sekaligus memperkuat bisnis battery swapping untuk kendaraan komersial.
2. Dua teknologi penukaran baterai akan berada dalam satu jaringan

Ilustrasi CATL. (catl.com) Akuisisi tersebut memungkinkan CATL menggabungkan dua pendekatan teknologi penukaran baterai. Qiyuan Green Power menggunakan sistem baterai yang dipasang di bagian belakang kendaraan atau rear-mounted swapping. Sistem ini dikenal memiliki tingkat kompatibilitas tinggi dengan berbagai jenis truk berat.
Teknologi tersebut diklaim dapat digunakan oleh lebih dari 80 persen truk berat yang sudah mendukung sistem penukaran baterai di China. Penggunaannya banyak ditemukan di lingkungan tertutup atau semi-tertutup, seperti area pertambangan, pelabuhan, pabrik baja, hingga lokasi konstruksi perkotaan.
Di sisi lain, CATL memiliki merek Qiji yang menggunakan sistem penukaran baterai berbasis sasis. Solusi standar bernama No. 75 tersebut dirancang untuk truk berat generasi baru yang lebih terstandarisasi. Sistem ini ditujukan untuk mendukung jaringan logistik jarak jauh di jalan raya.
Dengan menggabungkan kedua teknologi, CATL dapat menjangkau dua segmen sekaligus. Sistem Qiyuan dapat melayani kendaraan yang sudah beroperasi, sedangkan Qiji diarahkan untuk membangun ekosistem truk listrik baru yang menggunakan standar baterai dan sasis seragam.
3. CATL memperluas jaringan dari mobil hingga truk berat

ilustrasi truk kontainer (pexels.com/Craig Adderley) Qiyuan Green Power telah membangun lebih dari 1.600 stasiun pengisian dan penukaran baterai di 208 kota setingkat prefektur hingga akhir 2025. Jaringan tersebut mencatatkan total jarak operasional kumulatif lebih dari 4,4 miliar kilometer.
Sebagai perbandingan, jaringan Qiji milik CATL memiliki sekitar 300 stasiun penukaran baterai truk berat pada akhir 2025. CATL menargetkan jumlah tersebut meningkat menjadi 900 stasiun sepanjang 2026 sebagai bagian dari pembangunan jaringan utama yang menghubungkan koridor logistik di berbagai wilayah China.
Ekspansi CATL sebenarnya tidak hanya berfokus pada truk berat. Pada sektor kendaraan penumpang, perusahaan tersebut telah mengoperasikan sekitar 2.000 stasiun penukaran baterai Choco-SEB hingga paruh pertama 2026. Target berikutnya adalah mencapai 3.000 stasiun pada akhir tahun.
CATL juga mulai mengembangkan jaringan penukaran baterai untuk truk ringan, terutama di kawasan Delta Sungai Mutiara. Strategi ini menunjukkan ambisi CATL untuk membangun bisnis energi kendaraan listrik yang mencakup hampir seluruh kategori, mulai dari mobil penumpang hingga kendaraan komersial berat.
Akuisisi saham Qiyuan Green Power menjadi langkah penting dalam strategi tersebut. Jika rencana integrasi berjalan sesuai target, CATL tidak lagi hanya dikenal sebagai produsen sel baterai, tetapi juga sebagai salah satu pemain terbesar dalam infrastruktur energi dan penukaran baterai kendaraan listrik di China.

















