Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Mengenal Teknologi PHEV pada Wuling Eksion
Impresi pertama mencoba Wuling Eksion (IDN Times/Fadhliansyah)
  • Wuling Eksion PHEV hadir sebagai SUV tujuh penumpang yang menggabungkan motor listrik, baterai isi ulang eksternal, dan mesin bensin untuk mobilitas harian maupun perjalanan jauh.
  • Dengan tenaga listrik, Eksion PHEV diklaim menempuh hingga 125 kilometer standar CLTC; kombinasi baterai dan bahan bakar diklaim menyediakan jarak tempuh lebih dari 1.000 kilometer.
  • Teknologi LING Power mengatur kerja mesin hybrid, motor listrik, dan DHT, dengan mode berkendara Eco, Normal, Sport serta pengaturan EV Max, EV First, Hybrid, dan Fuel Priority.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
belum lama ini

Product Planning Wuling Motors Aji Ibrahim menyatakan teknologi LING Power pada Eksion PHEV menawarkan fleksibilitas dan efisiensi tanpa kekhawatiran keterbatasan jarak tempuh.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Wuling memperkenalkan Eksion PHEV, SUV medium berkapasitas tujuh penumpang yang menggabungkan motor listrik, baterai isi ulang eksternal, dan mesin pembakaran internal.
  • Who?
    Wuling Motors menghadirkan Eksion PHEV. Product Planning Wuling Motors Aji Ibrahim menyampaikan keterangan mengenai teknologi LING Power dan kegunaan kendaraan tersebut.
  • Where?
    Informasi mengenai Eksion PHEV disampaikan di Jakarta. Kendaraan ini ditujukan untuk penggunaan perjalanan harian di perkotaan maupun perjalanan jarak jauh.
  • When?
    Keterangan Aji Ibrahim disampaikan belum lama ini. Tanggal peluncuran atau ketersediaan Eksion PHEV per saat ini masih belum diketahui.
  • Why?
    Eksion PHEV dihadirkan untuk menyediakan pilihan elektrifikasi bagi keluarga yang membutuhkan kendaraan tujuh penumpang tanpa sepenuhnya bergantung pada kendaraan listrik murni.
  • How?
    Teknologi LING Power memadukan mesin hybrid, motor listrik, dan transmisi hybrid. Pengemudi dapat memilih mode Eco, Normal, Sport, serta EV Max, EV First, Hybrid, atau Fuel Priority.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Wuling punya mobil keluarga baru bernama Eksion PHEV yang bisa membawa tujuh orang. Mobil ini bisa jalan pakai listrik dan bensin. Baterainya bisa diisi lagi. Dengan listrik, mobil bisa jalan sampai 125 kilometer. Kalau listrik dan bensin dipakai, mobil katanya bisa jalan lebih dari 1.000 kilometer. Ada pilihan cara jalan hemat atau cepat.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Wuling Eksion PHEV menampilkan pendekatan praktis bagi keluarga yang membutuhkan ruang tujuh penumpang sekaligus pilihan energi yang adaptif. Kemampuan memprioritaskan tenaga listrik untuk rutinitas harian, didukung mesin bensin bagi perjalanan lebih jauh, memberi keleluasaan penggunaan tanpa mengabaikan kebutuhan mobilitas yang beragam.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Kendaraan keluarga dengan kapasitas tujuh penumpang diwajibkan mampu memenuhi kebutuhan yang beragam, mulai dari mobilitas harian hingga perjalanan jarak jauh.

Di tengah peralihan menuju kendaraan elektrifikasi, pilihan powertrain atau sumber tenaga juga menjadi pertimbangan, terutama bagi konsumen yang belum ingin sepenuhnya bergantung pada kendaraan listrik murni.

Kondisi tersebut menjadi salah satu ruang yang coba diisi teknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV).

Wuling menghadirkan Eksion PHEV sebagai SUV medium 7-seater yang menggabungkan motor listrik, baterai yang dapat diisi dari sumber eksternal, serta mesin pembakaran internal (ICE).

1. PHEV gabungkan penggunaan listrik dan bensin

Interior Wuling Eksion (IDN Times/Fadhliansyah)

Berbeda dengan mobil listrik murni, kendaraan PHEV tetap memiliki mesin pembakaran internal. Sementara itu, baterainya dapat diisi dari luar sehingga tenaga listrik bisa digunakan untuk kebutuhan perjalanan sehari-hari.

Pada Eksion PHEV, kemampuan berkendara menggunakan tenaga listrik mencapai 125 kilometer berdasarkan standar CLTC. Jika energi dari baterai dan bahan bakar digabungkan, total jarak tempuhnya diklaim lebih dari 1.000 kilometer.

Konfigurasi tersebut memberikan fleksibilitas dalam penggunaan. Untuk perjalanan harian, kendaraan dapat memanfaatkan tenaga listrik, sedangkan mesin bensin tetap tersedia ketika digunakan untuk perjalanan dengan jarak lebih panjang.

Karakter seperti ini menjadi salah satu pertimbangan bagi pengguna SUV keluarga yang memiliki pola perjalanan berbeda-beda, khususnya ketika kebutuhan bepergian tidak hanya terbatas pada rute perkotaan.

2. LING Power atur kombinasi sumber tenaga

Wuling Eksion tampil lebih kokoh dan bodi besar. (IDN Times/Dok Humas Wuling)

Eksion PHEV menggunakan teknologi LING Power yang memadukan dedicated hybrid engine, motor listrik, dan Dedicated Hybrid Transmission (DHT).

Sistem tersebut menjadi pengatur bagaimana kedua sumber tenaga bekerja dalam berbagai kondisi berkendara.

Wuling juga menyediakan tiga pilihan Driving Mode, yakni Eco, Normal, dan Sport. Sementara pengaturan penggunaan energinya terdiri dari EV Max, EV First, Hybrid, dan Fuel Priority.

Pilihan tersebut memungkinkan karakter kendaraan disesuaikan dengan kondisi perjalanan dan kebutuhan penggunaan energi.

Dalam penggunaan harian, misalnya, tenaga listrik dapat diprioritaskan, sementara sistem hybrid dapat digunakan ketika perjalanan membutuhkan jarak tempuh lebih jauh.

“Didukung teknologi LING Power, Eksion PHEV menawarkan perpaduan antara fleksibilitas dan efisiensi, sehingga konsumen dapat menikmati pengalaman berkendara yang serba bisa tanpa perlu khawatir dengan keterbatasan jarak tempuh," jelas Product Planning Wuling Motors Aji Ibrahim, belum lama ini.

3. Kapasitas tujuh penumpang dan pilihan elektrifikasi

Penampilan Wuling Eksion (IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Selain powertrain, kebutuhan dasar sebuah kendaraan keluarga tetap berkaitan dengan kapasitas dan kepraktisan. Eksion hadir sebagai SUV 7-seater dan menjadi bagian dari lini kendaraan Wuling yang menawarkan pilihan teknologi EV dan PHEV.

Dengan konfigurasi tersebut, konsumen memiliki pilihan antara kendaraan listrik murni atau PHEV, tergantung pola penggunaan dan kebutuhan perjalanan masing-masing.

Bagi pengguna yang sebagian besar berkendara di dalam kota, kemampuan menempuh jarak menggunakan tenaga listrik dapat dimanfaatkan untuk perjalanan rutin.

Aji mengatakan, kehadiran Eksion PHEV memberikan keleluasaan bagi keluarga dalam menjalani berbagai aktivitas perjalanan.

"Kehadiran Eksion PHEV sebagai SUV 7-seater dari Wuling memberikan keleluasaan bagi keluarga untuk berkendara lebih bebas, baik dalam menunjang mobilitas sehari-hari maupun perjalanan bersama keluarga," katanya.

Sementara bagi keluarga yang kerap melakukan perjalanan antarkota, keberadaan mesin bensin memberikan alternatif ketika pengisian daya tidak mudah ditemukan.

Eksion PHEV mencoba menggabungkan penggunaan energi listrik untuk perjalanan sehari-hari dengan fleksibilitas mesin bensin untuk perjalanan yang lebih panjang.

Curated For You

Editorial Team

Related Article