Mengenal Weiqiao, Grup Raksasa di Balik Merek BAW

Weiqiao, grup induk BAW sejak 2023, memiliki bisnis lintas tekstil, aluminium, energi, dan otomotif; BAW resmi memasuki pasar Indonesia.
Pada 2025, Weiqiao mencatat pendapatan US$82,3 miliar dan mempekerjakan lebih dari 100.000 orang. Tahun 2026, grup ini berada di peringkat 156 Fortune Global 500.
Weiqiao membentuk grup otomotif energi baru pada 2024, mengelola rantai dari aluminium dan komponen hingga manufaktur, penjualan, layanan, serta daur ulang kendaraan.
Jakarta, IDN Times - Nama Beijing Automobile Works (BAW) mulai semakin dikenal setelah resmi masuk ke pasar Indonesia. Namun, di balik merek otomotif asal China tersebut terdapat kelompok usaha dengan bisnis yang jauh lebih luas, yakni Shandong Weiqiao Pioneering Group.
Weiqiao bukan hanya bergerak di sektor otomotif. Grup tersebut memiliki bisnis yang mencakup tekstil, aluminium, energi hingga manufaktur kendaraan. Bahkan, pada 2026 Weiqiao masuk dalam daftar Fortune Global 500 di posisi ke-156.
1. Weiqiao punya lebih dari 100 ribu karyawan

Booth BAW di GIIAS 2026 ramai pengunjung (Dok. BAW) Skala bisnis Weiqiao terlihat dari jumlah karyawan dan pendapatannya. Pada 2025, grup tersebut mencatat pendapatan sebesar US$82,3 miliar dengan jumlah karyawan lebih dari 100.000 orang secara global.
Bisnis Weiqiao mencakup rantai industri tekstil dan aluminium. Portofolio tersebut membuat grup ini memiliki basis industri yang cukup luas sebelum kemudian memperkuat keterlibatannya di sektor otomotif.
Pada 2026, Weiqiao berada di peringkat ke-156 Fortune Global 500. Posisi tersebut naik 10 peringkat dibandingkan tahun sebelumnya dan sekaligus memperpanjang catatan grup dalam daftar tersebut menjadi 15 tahun berturut-turut.
2. Bisnisnya merentang dari tekstil hingga otomotif

BAW ramaikan GIIAS 2026 (Dok. BAW) Portofolio Weiqiao tidak berhenti di industri material. Grup tersebut memiliki kegiatan usaha di sektor tekstil, pencelupan dan penyempurnaan kain, pakaian, tekstil rumah tangga, pembangkit energi, aluminium hingga otomotif.
Beberapa bidang usaha tersebut dijalankan melalui Weiqiao Textile, China Hongqiao Group Limited dan Weiqiao Automotive Technology Group. Pengalaman panjang di bidang material dan manufaktur kemudian menjadi salah satu konteks pengembangan bisnis otomotif Weiqiao.
Dalam pengembangan otomotif, Weiqiao juga menaruh perhatian pada material ringan, peningkatan proses produksi, digitalisasi manufaktur serta kegiatan daur ulang. Artinya, bisnis kendaraan ditempatkan sebagai bagian dari ekosistem industri yang lebih luas.
3. Weiqiao menjadi induk BAW sejak 2023

BAW M8 (Dok. BAW) Keterkaitan Weiqiao dengan BAW mulai semakin jelas sejak 2023, ketika Weiqiao menjadi grup induk BAW. Setahun kemudian, Weiqiao membentuk Shandong Weiqiao New Energy Automobile Technology Group untuk mengelola bisnis otomotif grup.
Cakupan bisnis otomotif Weiqiao juga disebut meliputi produksi aluminium, pengolahan komponen, desain dan manufaktur kendaraan, penjualan dan layanan hingga pembongkaran serta daur ulang kendaraan.
Dengan begitu, BAW menjadi salah satu bagian dari kelompok usaha yang memiliki rantai industri dari material hingga kendaraan. Latar belakang tersebut turut memberikan gambaran mengenai skala bisnis yang berada di belakang ekspansi BAW.
BAW sendiri memiliki sejarah panjang di industri otomotif. Didirikan pada 1951, perusahaan tersebut awalnya berfokus pada kendaraan off-road dan kemudian mengembangkan berbagai jenis kendaraan, mulai dari off-road, MPV, city car hingga kendaraan komersial dan kendaraan listrik.
![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)


















