Mercedes-Benz Uji Kompetensi 64 Teknisi Lewat Skill Contest 2026

- Mercedes-Benz Indonesia menggelar Technician Skill Contest 2026 untuk memperkuat layanan purnajual, melibatkan 64 teknisi dari 14 diler resmi dan menyaring 16 finalis.
- Finalis diuji lewat simulasi kerja workshop dalam empat kategori, dengan penilaian mencakup kemampuan teknis, diagnosis, ketelitian, efisiensi, penggunaan alat, serta kepatuhan prosedur keselamatan.
- Pemenang kategori diraih Muhammad Ikhsan, Hasbila Hibatul, Rizal Nur, dan Suhardi; kompetisi ini menjadi bagian pengembangan berkelanjutan kompetensi teknisi diler resmi Mercedes-Benz.
Jakarta, IDN Times – Mercedes-Benz Indonesia memperkuat layanan purnajual atau aftersales melalui penyelenggaraan Mercedes-Benz Technician Skill Contest 2026.
Kompetisi ini menjadi bagian dari upaya perusahaan meningkatkan kemampuan teknisi di jaringan diler resmi sekaligus menjaga kualitas layanan kepada pelanggan.
Sebanyak 64 peserta dari 14 diler resmi Mercedes-Benz di Indonesia mengikuti kompetisi tersebut. Setelah melewati dua tahap seleksi secara online, 16 teknisi terbaik berhak melaju ke babak Grand Final yang digelar di Inchcape Indonesia Training Center.
Kompetisi tahun ini mengusung tema “One Team. One Star.” dan mempertandingkan empat kategori keahlian, yakni Qualified Maintenance Technician, Qualified System Technician, Certified Diagnostic Technician, serta Body & Paint.
1. Teknisi diuji melalui simulasi pekerjaan di workshop

Mercedes-Benz gelar kompetisi mekanik (Dok. Istimewa) Pada babak Grand Final, 16 finalis tidak hanya diuji melalui teori, tetapi juga menghadapi simulasi yang dirancang menyerupai situasi pekerjaan sehari-hari di workshop.
Penilaian mencakup kemampuan teknis, ketelitian, efisiensi, kepatuhan terhadap prosedur, hingga aspek keselamatan kerja.
Salah satu tantangan diberikan pada kategori Body & Paint. Peserta harus menyelesaikan pengecatan panel pintu dalam waktu satu jam, dengan tuntutan kualitas hasil akhir, pemerataan warna, serta color matching yang presisi.
Sementara pada kategori teknisi lainnya, peserta dituntut menemukan akar masalah atau root cause dari berbagai persoalan pada sistem kendaraan dan menentukan langkah penanganan yang tepat.
Juri turut menilai penggunaan tools, metode kerja, ketepatan diagnosis, serta penerapan prosedur keselamatan dan panduan resmi Mercedes-Benz.
2. Mercedes-Benz dorong peningkatan kompetensi teknisi

64 mekanik dari 14 diler resmi Mercedes-Benz ramaikan kompetisi (Dok. Istimewa) CEO Mercedes-Benz Indonesia Donald Rachmat mengatakan, kualitas layanan teknisi menjadi bagian penting dari pengalaman pelanggan secara keseluruhan.
“Service excellence merupakan bagian penting dari Best Customer Experience secara keseluruhan," ujarnya, Senin (7/9/2026).
Menurut Donald, teknisi memiliki peran penting dalam memastikan kendaraan pelanggan mendapatkan penanganan yang tepat, mulai dari perawatan hingga diagnosis dan perbaikan.
Karena itu, kompetisi tersebut sekaligus menjadi bentuk apresiasi dan dorongan bagi teknisi untuk terus meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan profesionalisme.
Pengujian melalui simulasi pekerjaan juga dinilai relevan dengan perkembangan teknologi kendaraan yang membutuhkan kemampuan diagnosis dan penanganan semakin akurat.
3. Empat teknisi keluar sebagai pemenang

Tujuannya untuk menjaga kualitas layanan kepada pelanggan (Dok. Istimewa) Setelah menyelesaikan seluruh rangkaian kompetisi, Mercedes-Benz menetapkan satu pemenang dari masing-masing kategori. Muhammad Ikhsan dari PT Citrakarya Pranata menjadi yang terbaik pada kategori Qualified Maintenance Technician.
Hasbila Hibatul dari PT Arista Jaya Abadi memenangkan kategori Qualified System Technician. Sementara Rizal Nur dari PT Suri Motor Indonesia menjadi pemenang Certified Diagnostic Technician dan Suhardi dari PT Suri Motor Indonesia meraih posisi terbaik pada kategori Body & Paint.
Mercedes-Benz Indonesia menyebut Technician Skill Contest sebagai bagian dari pengembangan berkelanjutan teknisi di jaringan diler resminya.




















