Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Mesin Diesel Isuzu Diklaim Makin Irit, Emisi Lebih Rendah

Mesin Diesel Isuzu Diklaim Makin Irit, Emisi Lebih Rendah
Isuzu Elf NLR (dok. Isuzu)
Intinya Sih
  • Isuzu menegaskan komitmen menghadirkan kendaraan niaga efisien dan ramah lingkungan lewat teknologi Common Rail yang meningkatkan efisiensi bahan bakar serta menekan emisi sesuai standar Euro 4.
  • Hasil uji coba Isuzu ELF NLR L menunjukkan efisiensi bahan bakar hingga 8,6 km/liter atau lebih hemat 34,4 persen dibanding kompetitor, dengan potensi penghematan biaya BBM signifikan.
  • Isuzu mendorong penerapan teknik eco driving seperti menjaga putaran mesin optimal dan akselerasi halus untuk memaksimalkan efisiensi solar serta menekan biaya operasional armada.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) menegaskan komitmennya menghadirkan kendaraan niaga yang efisien sekaligus ramah lingkungan, melalui penggunaan teknologi Common Rail pada seluruh lini produknya.

Teknologi ini disebut mampu meningkatkan efisiensi bahan bakar sekaligus menekan emisi gas buang sesuai standar Euro 4.

IAMI menyebut, teknologi tersebut telah digunakan sejak 15 tahun lalu di Indonesia dan masih menjadi salah satu andalan utama untuk mendukung operasional bisnis pelanggan.

Selain mengandalkan pengembangan teknologi mesin, Isuzu juga mendorong penerapan teknik eco driving agar konsumsi bahan bakar kendaraan niaga bisa semakin optimal.

1. Common Rail jadi andalan efisiensi Isuzu

IMG_4176.jpeg
Test drive Isuzu Traga AC (IDN Times/Fadhliansyah)

Business Strategy Division Head PT Isuzu Astra Motor Indonesia, Rian Erlangga, mengatakan teknologi Common Rail memberikan dampak langsung terhadap efisiensi operasional pelanggan di berbagai sektor usaha.

Sistem ini bekerja menggunakan tekanan tinggi untuk menghasilkan atomisasi bahan bakar yang lebih baik dan proses injeksi yang lebih presisi.

“Isuzu sudah menghadirkan teknologi Common Rail sejak 15 tahun lalu di Indonesia, dan terbukti bisa meningkatkan efisiensi bahan bakar serta menekan emisi gas buang. Teknologi ini berdampak secara langsung kepada bisnis pelanggan lebih menguntungkan,” jelas Rian Erlangga, Jumat (15/5/2026).

Menurut Isuzu, kontrol elektronik pada sistem injeksi membuat waktu dan jumlah bahan bakar yang disemprotkan menjadi lebih efisien. Dampaknya, konsumsi BBM bisa ditekan tanpa mengorbankan performa kendaraan, sekaligus membantu menurunkan emisi gas buang kendaraan diesel modern.

2. Isuzu klaim ELF NLR L lebih hemat dari kompetitor

IMG_0333.jpeg
Isuzu ELF Refrigator hadir di GIICOMVEC 2026 (Dok. Isuzu)

Efektivitas teknologi Common Rail juga diuji melalui simulasi perjalanan on-road menggunakan Isuzu ELF NLR L. Pengujian internal tersebut dilakukan selama 26 hari dengan jarak tempuh 450 km per hari dan total bobot kendaraan mencapai 5.400 kg menggunakan bahan bakar biosolar.

Dari hasil pengujian, Isuzu ELF NLR L diklaim mampu mencatat efisiensi bahan bakar hingga 8,6 km/liter atau lebih hemat 34,4 persen dibandingkan kompetitor. Isuzu juga menyebut terdapat potensi penghematan biaya BBM hingga Rp3,1 juta berdasarkan simulasi tersebut.

“Melalui penggunaan mesin yang sudah dilengkapi Common Rail, Isuzu ELF NLR L mampu menghadirkan efisiensi bahan bakar yang lebih optimal tanpa mengurangi performa kendaraan,” kata Rian.

Ia menambahkan, efisiensi operasional kendaraan bisa menekan biaya hingga 25,6 persen per bulan dan memberikan keuntungan lebih bagi pelaku usaha.

3. Teknik eco driving disebut bisa maksimalkan irit BBM

Isuzu Elf NLR (dok. Isuzu)
Isuzu Elf NLR (dok. Isuzu)

Selain teknologi mesin, Isuzu juga menyoroti pentingnya teknik berkendara eco driving untuk membantu menghemat konsumsi bahan bakar kendaraan niaga. Beberapa teknik yang disarankan antara lain menjaga putaran mesin tetap optimal, melakukan akselerasi secara halus, hingga mempertahankan kecepatan kendaraan tetap stabil selama perjalanan.

Pengemudi juga dianjurkan memanfaatkan engine brake, menghindari idle terlalu lama, serta memastikan distribusi muatan dan tekanan ban tetap sesuai rekomendasi pabrikan. Langkah tersebut dinilai dapat mengurangi beban kerja mesin sehingga konsumsi solar menjadi lebih efisien.

Menurut Isuzu, kombinasi teknologi mesin Common Rail dan penerapan eco driving dapat membantu pelaku usaha meningkatkan produktivitas kendaraan sekaligus menekan biaya operasional harian armada.

Share
Topics
Editorial Team
Sunariyah Sunariyah
EditorSunariyah Sunariyah
Follow Us

Related Articles

See More