Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Honda Ungkap Makna Nama NX500 dan Teknologi Barunya

Honda Ungkap Makna Nama NX500 dan Teknologi Barunya
Honda NX500 meluncur dengan teknologi baru (Dok. AHM)
Share Article

Jakarta, IDN Times - PT Astra Honda Motor (AHM) resmi menghadirkan Honda NX500 di ajang GIIAS 2026. Motor petualang bermesin 471 cc ini dipasarkan dengan harga Rp230 juta OTR Jakarta dan menjadi penerus Honda CB500X yang selama ini mengisi segmen adventure kelas menengah.

Tak hanya membawa penyegaran desain, Honda juga mengubah filosofi produknya. AHM menyebut NX500 dikembangkan sebagai motor crossover yang lebih nyaman digunakan sehari-hari tanpa menghilangkan kemampuan melibas jalur off-road. Selain itu, model ini menjadi motor Honda pertama di Indonesia yang dibekali teknologi Honda E-Clutch.

1. Nama NX500 punya filosofi baru, bukan sekadar pengganti CB500X

Sepeda motor Honda NX500 sebagai penerus CB500X dalam dokumentasi resmi Astra Honda Motor di Indonesia.
Honda NX500 merupakan penerus CB500X (Dok. AHM)

Perubahan dari CB500X menjadi NX500 bukan hanya pergantian identitas. Technical Training Division PT Astra Honda Motor, Ade Muhajir, menjelaskan bahwa kode NX merupakan singkatan dari New X-over yang menggambarkan karakter motor tersebut.

“Nama NX diambil dari New X-over. Konsepnya adalah motor crossover yang nyaman digunakan di perkotaan, tetapi juga siap diajak bertualang di jalanan gravel,” ujar Ade saat sesi pemaparan teknis di BSD, Selasa (4/8/2026).

Menurutnya, perubahan konsep ini berangkat dari hasil survei global Honda yang menunjukkan kebutuhan konsumen mulai bergeser.

Pengguna kini lebih menginginkan motor adventure yang nyaman dipakai setiap hari dibanding mengejar kemampuan off-road ekstrem. Karena itu, Honda tetap mempertahankan roda depan berukuran lebih kecil agar motor tetap lincah di jalan raya.

“Kalau roda depan 21 inci lebih cocok untuk melewati obstacle off-road. Untuk konsep daily crossover, roda yang lebih kecil membuat motor lebih lincah di jalan raya, tetapi tetap mampu melibas jalan gravel,” jelasnya.

2. Jadi motor Honda pertama yang memakai teknologi E-Clutch

Sepeda motor Honda NX500 dibekali teknologi E-Clutch untuk mendukung pengalaman berkendara modern bagi pengendara.
Honda NX500 gunakan teknologi E-Clutch (Dok. AHM)

Salah satu pembaruan terbesar pada Honda NX500 adalah hadirnya teknologi Honda E-Clutch. Sistem ini memungkinkan perpindahan gigi dilakukan tanpa perlu menarik tuas kopling karena seluruh proses dikendalikan secara elektronik.

Meski begitu, Honda tetap mempertahankan tuas kopling konvensional sehingga pengendara masih bisa mengoperasikannya secara manual saat diperlukan.

Teknologi ini diklaim membuat berkendara di kemacetan menjadi lebih nyaman sekaligus tetap memberikan kendali penuh ketika dibutuhkan.

“Di dalam sistem E-Clutch terdapat dua motor yang menggerakkan tiga gear untuk mengoperasikan kopling sehingga perpindahan gigi menjadi lebih halus,” kata Ade.

3. Mesin tetap 471 cc, kini makin ramah dipakai harian

Sepeda motor Honda New NX500 mengusung teknologi E-Clutch dalam dokumentasi resmi yang dirilis AHM.
Honda New NX500 mengusung teknologi E-Clutch (Dok. AHM)

Honda NX500 masih mengandalkan mesin dua silinder 471 cc yang sudah dikenal pada generasi sebelumnya. Mesin tersebut memiliki rasio kompresi 10,7:1 dan diklaim tetap dapat menggunakan bahan bakar beroktan 90 sehingga lebih sesuai dengan kebutuhan pasar Indonesia.

Untuk menunjang kenyamanan berkendara, Honda juga menyematkan panel instrumen TFT terbaru yang telah mendukung konektivitas Honda RoadSync.

Fitur ini memungkinkan pengendara mengakses navigasi, komunikasi, hingga berbagai informasi kendaraan melalui layar digital sehingga pengalaman berkendara menjadi lebih modern.

Dengan kombinasi karakter crossover, teknologi E-Clutch, serta fitur konektivitas yang lebih lengkap, Honda NX500 hadir bukan sekadar sebagai pengganti CB500X, melainkan menawarkan pendekatan baru bagi pengendara yang menginginkan motor adventure yang tetap nyaman digunakan setiap hari.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More