Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Revolusi Industri: China Bangun 43 Ribu Pabrik Cerdas Berbasis AI
Ilustrasi pabrik mobil (freepik.com/usertrmk)
  • China membangun lebih dari 43 ribu pabrik cerdas berbasis AI dengan sistem empat tingkat, yang berhasil menurunkan cacat produk hingga 47% dan mempercepat pengembangan produk sebesar 38%.
  • Penerapan AI memungkinkan pabrik melakukan analisis mandiri dan prediksi dini kerusakan, meningkatkan efisiensi produksi hingga 40% serta memangkas waktu kerja dari dua minggu menjadi sekitar 30 menit.
  • Sektor kendaraan energi baru menjadi prioritas utama, dengan pabrik berbasis 5G dan AI mampu memproduksi mobil listrik dalam 60 detik, menandai era manufaktur otomatis penuh di industri otomotif China.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
China bikin banyak pabrik pintar, katanya ada lebih dari empat puluh tiga ribu. Pabriknya bisa kerja sendiri pakai otak buatan komputer yang namanya AI. Mesin di sana bisa tahu kalau ada barang rusak dan bisa perbaiki cepat. Ada juga pabrik mobil listrik yang bisa buat mobil cuma sebentar. Sekarang semua makin cepat dan rapi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Sektor manufaktur global kembali dikejutkan oleh lompatan teknologi yang masif dari Negeri Tirai Bambu. China dilaporkan telah berhasil membangun sistem pabrik cerdas berjenjang yang diterapkan secara luas di berbagai sektor industri utamanya. Langkah ini menandai pergeseran besar-besaran dari sistem digitalisasi konvensional menuju era otomatisasi penuh yang dikendalikan oleh kecerdasan buatan (Artificial Intelligence).

Penerapan kecerdasan buatan kini bukan lagi sekadar opsi tambahan, melainkan sudah menjadi tolok ukur wajib bagi pabrik-pabrik kelas atas di negara tersebut. Berdasarkan data terbaru, integrasi teknologi mutakhir ini terbukti berhasil memangkas tingkat cacat produk secara signifikan sekaligus mempercepat siklus pengembangan produk baru secara drastis.

1. Struktur empat pilar dalam standardisasi pabrik cerdas

Ilustrasi pabrik mobil. (unsplash.com/carlos aranda)

Melansir informasi dari laman carnewschina.com, China telah menetapkan sistem pabrik cerdas empat tingkat untuk memandu para produsen lokal. Struktur ini saat ini mencakup 35.000 pabrik tingkat Dasar (Basic), lebih dari 8.200 pabrik tingkat Lanjut (Advanced), serta di atas 500 pabrik tingkat Keunggulan (Excellence). Selain itu, terdapat 15 perusahaan terpilih yang masuk ke dalam Program Pembinaan Pabrik Cerdas Terkemuka (Leading).

Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi China (MIIT) mencatat bahwa pabrik-pabrik yang berpartisipasi dalam program ini berhasil mengurangi rata-rata tingkat kecacatan produk hingga 47%. Tidak hanya itu, mereka juga mampu memperpendek rata-rata siklus pengembangan produk sebesar 38%. Kemampuan penerapan AI kini menjadi kriteria penilaian wajib bagi pabrik tingkat Excellence dan Leading dengan standar yang akan terus ditingkatkan.

2. Evolusi peralatan manufaktur menjadi agen AI industri

ilustrasi pabrik mobil (unsplash.com/carlos aranda)

Implementasi teknologi di lapangan kini telah melangkah jauh melampaui otomatisasi pabrik biasa. Sistem yang dipasang sekarang mampu melakukan analisis mandiri dan mendukung pengambilan keputusan tanpa intervensi manusia. Salah satu contoh nyata terlihat pada pabrik tingkat Excellence yang dioperasikan oleh TBEA Shenyang Transformer Group melalui platform digital yang terintegrasi.

Pabrik tersebut melaporkan adanya pengurangan siklus pengembangan produk sebesar 21% dan peningkatan efisiensi produksi hingga 40%. Perusahaan mengembangkan algoritma yang terus mengevaluasi kesehatan trafo menggunakan data operasional waktu nyata (real-time). Sistem ini bahkan dapat mengeluarkan peringatan status bahaya antara delapan hingga dua belas jam sebelum potensi masalah muncul, sehingga tim pemeliharaan dapat melakukan perbaikan lebih awal.

Efisiensi serupa terjadi di industri galangan kapal Hengli Shipbuilding di Dalian, di mana sistem digital menghubungkan desain, perencanaan, pengadaan, hingga keuangan. Tugas yang sebelumnya membutuhkan waktu lebih dari dua minggu oleh dua orang perencana, kini dapat diselesaikan oleh perangkat lunak AI dalam waktu sekitar 30 minutes saja. Pejabat MIIT menyatakan, "Pengembangan masa depan akan menekankan pada model fondasi industri, model AI spesifik sektor, dan kumpulan data industri berkualitas tinggi."

3. Kendaraan energi baru jadi prioritas utama penerapan kecerdasan buatan

interior BYD Sealion 7 (byd.com)

Sektor kendaraan energi baru (New Energy Vehicles/NEV) menjadi salah satu industri utama yang diprioritaskan untuk menjadi tolok ukur pabrik terkemuka. Industri otomotif China telah bertransformasi menjadi etalase manufaktur paling maju di dunia. Sebagai contoh, pabrik berbasis 5G dan AI milik Avatr mampu memproduksi satu unit kendaraan hanya dalam waktu 60 detik saja melalui proses manufaktur yang sangat otomatis.

Pabrik mobil listrik milik Xiaomi juga menarik perhatian publik secara luas, di mana kunjungan ke area pabrik kini menjadi destinasi populer bagi pengunjung yang ingin melihat langsung produksi kendaraan otomatis skala besar. Proyek-proyek ini mengilustrasikan bagaimana AI, platform internet industri, kembaran digital (digital twins), dan sistem produksi yang saling terhubung semakin terintegrasi erat dalam industri pembuatan kendaraan modern.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article