Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Tips Merawat Mesin Diesel agar Hemat BBM dan Tahan Lama
PTPL menyebut ada beberapa komponen yang wajib dapat perhatian (Dok. PTPL)
  • Perawatan berkala dianjurkan sebagai langkah pencegahan untuk menjaga pembakaran optimal, efisiensi BBM, performa mesin, serta memperpanjang usia pakai komponen diesel.
  • Filter bahan bakar harus dijaga bersih, sementara bahan bakar, oli, dan filter oli perlu sesuai rekomendasi serta diganti tepat waktu demi mencegah penurunan performa dan keausan.
  • Saluran injeksi dan ruang bakar disarankan dipurging tiap sekitar 20 ribu kilometer; pendingin dikuras tiap 40 ribu kilometer, serta mesin di-idling sebelum dimatikan untuk menjaga turbocharger.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Kenaikan biaya operasional membuat banyak pemilik kendaraan diesel mencari cara untuk menghemat konsumsi bahan bakar. Namun, efisiensi kendaraan tidak hanya bergantung pada kualitas bahan bakar, tetapi juga ditentukan oleh kondisi mesin yang selalu terjaga.

PT Pertamina Lubricants mengingatkan, mesin diesel modern terdiri dari berbagai komponen yang saling terhubung. Apabila salah satu komponen mengalami penurunan kinerja, efisiensi mesin ikut terdampak sehingga konsumsi bahan bakar berpotensi meningkat.

1. Perawatan berkala menjadi investasi menjaga efisiensi

PTPL bagikan tips perawatan mesin diesel (IDN Times/Fadhliansyah)

Pertamina Lubricants menilai perawatan berkala sebaiknya tidak dilakukan hanya ketika kendaraan mengalami masalah. Servis rutin justru menjadi langkah pencegahan agar pembakaran tetap optimal, performa mesin terjaga, dan usia pakai komponen lebih panjang.

“Kondisi mesin yang terawat membantu menjaga pembakaran tetap optimal sehingga konsumsi bahan bakar lebih efisien dan umur pakai komponen mesin menjadi lebih panjang. Dengan begitu, pemilik kendaraan dapat menekan biaya operasional secara keseluruhan,” ujar Tim Brand Owner Pertamina Fastron, Mulianto.

2. Filter, bahan bakar, dan oli menjadi komponen utama

PTPL gelar talkshow soal perawatan mesin diesel (Dok. PTPL)

Pertamina Lubricants menyebut ada beberapa komponen yang wajib mendapat perhatian, dimulai dari filter bahan bakar. Komponen ini berfungsi menyaring kontaminan sebelum bahan bakar masuk ke sistem injeksi. Jika filter kotor, suplai bahan bakar dapat terganggu sehingga performa mesin menurun.

Selain itu, pemilik kendaraan juga dianjurkan menggunakan bahan bakar sesuai rekomendasi pabrikan agar proses pembakaran berlangsung optimal.

Penggantian oli beserta filter oli juga tidak boleh ditunda karena berperan melumasi, mendinginkan, sekaligus melindungi komponen mesin dari keausan dan endapan jelaga hasil pembakaran.

3. Jaga sistem injeksi, turbocharger, dan pendingin mesin

ilustrasi mobil dengan mesin diesel (pexels.com/cottonbro studio)

Perawatan lain yang tak kalah penting adalah membersihkan saluran injeksi dan ruang bakar atau purging setelah kendaraan menempuh sekitar 20 ribu kilometer. Langkah ini membantu menjaga proses pembakaran tetap optimal sehingga efisiensi mesin tetap terpelihara.

Pemilik kendaraan juga disarankan melakukan idling selama dua hingga lima menit sebelum mematikan mesin agar turbocharger tetap bekerja optimal dan memiliki usia pakai lebih panjang. Sementara itu, sistem pendingin perlu dikuras sekitar setiap 40 ribu kilometer untuk mencegah overheat.

Pertamina Lubricants juga menekankan pentingnya menggunakan oli dengan spesifikasi yang direkomendasikan pabrikan agar perlindungan mesin dan efisiensi bahan bakar tetap terjaga.

Curated For You

Editorial Team

Related Article