Raksasa teknologi Xiaomi secara resmi mengonfirmasi bahwa mereka tidak memiliki rencana untuk terjun ke pasar kendaraan listrik (EV) murah dalam waktu dekat. CEO Xiaomi, Lei Jun, menegaskan bahwa perusahaan akan tetap mempertahankan posisinya di segmen menengah ke atas demi menjaga standar inovasi yang telah ditetapkan.
Keputusan ini diambil di tengah sengitnya perang harga di industri otomotif Tiongkok. Alih-alih mengejar volume penjualan di segmen bawah yang sangat sensitif terhadap harga, Xiaomi lebih memilih untuk fokus pada pengembangan sistem berkendara cerdas dan ekosistem perangkat lunak yang canggih bagi para penggunanya.
