Xiaomi Group baru saja merilis laporan keuangan terbarunya untuk kuartal pertama tahun 2026. Meskipun angka penjualan kendaraan listrik (EV) mereka menunjukkan pertumbuhan, raksasa teknologi asal Tiongkok ini ternyata harus menghadapi tantangan profitabilitas yang cukup besar di pasar otomotif.
Segmen kendaraan listrik pintar dan inovasi AI milik Xiaomi mencatat pendapatan sebesar 19,9 miliar yuan (sekitar 2,9 miliar USD). Namun, menurut carnewschina.com, di balik pendapatan tersebut, mereka juga membukukan kerugian operasional yang membengkak hingga mencapai 3.1 miliar yuan (sekitar 457 juta USD) hanya dalam tiga bulan pertama tahun ini.
