Xiaomi SU7 Bukukan Pesanan 80 Ribu Unit dalam Dua Bulan

- Xiaomi SU7 mencatat lebih dari 80.000 pesanan terkunci dalam 48 hari sejak peluncuran, menandai kepercayaan tinggi konsumen dan posisi kuat di pasar sedan listrik Tiongkok.
- Perusahaan menawarkan insentif terbatas hingga 61.000 yuan serta melakukan penyesuaian konfigurasi warna dan pelek demi efisiensi produksi dan percepatan pengiriman.
- SU7 dibekali motor V6S Plus dengan tenaga hingga 508 kW dan jarak tempuh 902 km, sementara Xiaomi menegaskan fokus pada segmen premium serta menyiapkan model YU7 GT.
Fenomena Xiaomi di industri otomotif semakin memperlihatkan taringnya melalui pencapaian luar biasa sedan listrik pertama mereka, SU7. Dalam waktu hanya 48 hari sejak peluncurannya, raksasa teknologi ini berhasil mencatatkan angka pesanan yang sangat signifikan, membuktikan bahwa dominasi mereka kini mulai merambah dari pasar gawai ke jalan raya.
Berdasarkan data terbaru, Xiaomi Auto mengonfirmasi bahwa jumlah pesanan yang telah dikunci atau masuk tahap pembayaran uang muka telah melampaui ekspektasi perusahaan. Pencapaian ini dibarengi dengan strategi insentif yang agresif guna mempertahankan momentum penjualan di tengah persaingan pasar kendaraan listrik yang sangat ketat di Tiongkok.
1. Lonjakan pesanan dan performa pengiriman di pasar domestik

Melansir laporan dari carnewschina.com, Xiaomi SU7 berhasil mengumpulkan lebih dari 80.000 pesanan terkonfirmasi dalam kurun waktu kurang dari dua bulan sejak debutnya pada Maret. Xiaomi Auto secara resmi menyatakan bahwa angka tersebut merujuk pada "pesanan terkunci dengan setoran yang telah dibayar," yang menunjukkan tingkat kepercayaan konsumen yang sangat tinggi terhadap kualitas sedan listrik ini.
Sepanjang bulan April 2026 saja, volume pengiriman unit dilaporkan telah melampaui angka 30.000 unit. Meskipun terdapat fluktuasi pasar, Xiaomi tetap mempertahankan pangsa pasar yang solid di kisaran 1,3% hingga 2,5%. Keberhasilan ini menempatkan SU7 sebagai pesaing serius di segmen sedan menengah ke atas dengan rentang harga mulai dari 219.900 hingga 303.900 yuan, atau sekitar 480 juta hingga 660 juta rupiah.
2. Strategi insentif terbatas dan pembaruan konfigurasi

Untuk terus memikat calon pembeli, Xiaomi meluncurkan program insentif terbatas yang berlaku sepanjang bulan Mei 2026. Varian Standard dan Pro mendapatkan manfaat tambahan senilai 42.000 yuan, sementara varian tertinggi, Max, mendapatkan bonus hingga 61.000 yuan. Insentif ini mencakup berbagai fitur premium seperti kursi gravitasi nol dengan fungsi pijat, konfigurasi penyimpanan tambahan, serta sistem bantuan mengemudi canggih milik Xiaomi yang disebut HAD (Xiaomi Assisted Driving).
Selain insentif, terdapat beberapa penyesuaian konfigurasi produk yang mulai berlaku pada 6 Mei. Beberapa pilihan warna eksterior, seperti opsi magenta dan hitam pada trim bawah, kini telah dihentikan untuk menyederhanakan proses produksi. Perusahaan juga merevisi pilihan pelek berukuran 20 inci yang kini hanya tersedia untuk kombinasi trim dan warna tertentu, guna memastikan efisiensi pengiriman kepada pelanggan dapat berjalan lebih cepat.
3. Spesifikasi teknis dan rencana model masa depan

Xiaomi SU7 tetap mempertahankan keunggulan performanya dengan menggunakan motor penggerak V6S Plus pada seluruh varian. Varian Standard dan Pro mampu menghasilkan tenaga sebesar 235 kW, sedangkan varian Max menggunakan sistem motor ganda yang memuntahkan tenaga fantastis sebesar 508 kW. Daya jelajahnya pun sangat kompetitif, di mana varian Pro mampu menempuh jarak hingga 902 km berdasarkan standar pengujian CLTC berkat baterai berkapasitas 96,3 kWh.
CEO Xiaomi, Lei Jun, dalam sebuah acara bedah komponen sebelumnya sempat menekankan bahwa perusahaan tidak berencana masuk ke segmen mobil listrik murah di bawah 100.000 yuan. Hal ini menegaskan posisi Xiaomi sebagai merek premium yang mengutamakan integrasi teknologi tingkat tinggi. Setelah kesuksesan SU7, Xiaomi dikabarkan tengah bersiap untuk meluncurkan model baru yang dinamakan Xiaomi YU7 GT pada akhir Mei 2026 untuk semakin memperkuat ekosistem kendaraan cerdas mereka.



















