Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
ilustrasi Xiaomi SU7 (xiaomiev.com/su7)
  • Xiaomi menargetkan ekspansi mobil listrik ke Eropa pada paruh kedua 2027, lalu pasar setir kanan pada paruh pertama 2028.
  • Lowongan posisi hukum otomotif dan pembiayaan cicilan di Sydney menandakan Xiaomi membangun fondasi operasional Australia, meski model, harga, dan skema penjualan belum diumumkan.
  • SU7 dan YU7 berpotensi menjadi andalan global, tetapi Xiaomi masih perlu memenuhi penyesuaian teknis, homologasi, jaringan servis, suku cadang, serta garansi tiap negara.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Xiaomi semakin serius memperluas bisnis mobil listrik ke pasar internasional. Setelah merencanakan debut kendaraan pertamanya di Eropa pada paruh kedua 2027, perusahaan teknologi asal China tersebut mulai mempersiapkan ekspansi ke negara-negara yang menggunakan konfigurasi setir kanan atau right-hand drive (RHD) pada paruh pertama 2028.

Salah satu indikasi keseriusan tersebut terlihat dari pembukaan lowongan pekerjaan di Sydney, Australia. Xiaomi sedang mencari tenaga profesional untuk mengisi posisi hukum dan keuangan otomotif. Langkah ini menjadi sinyal bahwa perusahaan tidak hanya menyiapkan produk, tetapi juga mulai membangun fondasi operasional untuk memasuki pasar luar negeri.

1. Lowongan pekerjaan di Sydney jadi sinyal ekspansi

Xiaomi YU7 GT (mi.com)

Dikutip dari Carnewschina.com, Xiaomi membuka dua posisi pekerjaan untuk mendukung operasional bisnis otomotifnya di Australia. Posisi pertama adalah Senior Legal Counsel (Automotive), Australia, yang bertanggung jawab menangani persoalan hukum terkait penjualan kendaraan, layanan purnajual, kontrak, hingga komunikasi dengan regulator setempat. Posisi kedua adalah Product Manager, International Instalment Finance yang bertugas mengembangkan produk pembiayaan cicilan untuk kawasan Asia-Pasifik (APAC), termasuk bekerja sama dengan bank dan perusahaan leasing.

Pembukaan lowongan tersebut menunjukkan Xiaomi mulai mempersiapkan kebutuhan bisnis di luar China. Media otomotif Australia, Drive dan CarExpert, sebelumnya juga melaporkan kemungkinan kehadiran showroom Xiaomi pada 2028. Meski demikian, perusahaan belum mengumumkan model yang akan dipasarkan, harga jual, maupun skema penjualan di Australia. Artinya, proses ekspansi masih berada dalam tahap persiapan operasional dan belum menjadi peluncuran komersial.

2. Eropa menjadi pintu masuk sebelum pasar setir kanan

Xiaomi YU7 GT (mi.com)

Presiden Xiaomi, Lu Weibing, sebelumnya mengungkapkan rencana ekspansi internasional dalam acara Investor Day pada April 2026. Perusahaan menargetkan pasar Eropa sebagai tujuan pertama pada semester kedua 2027, kemudian menyusul negara-negara pengguna setir kanan pada semester pertama 2028. Persiapan memasuki Eropa juga mulai terlihat ketika Xiaomi menandatangani nota kesepahaman dengan delapan grup dealer Jerman saat pameran IFA Berlin pada September 2026.

Beberapa mitra yang terlibat antara lain Emil Frey Germany, Ernst Dello, Autohaus Dinnebier, Hahn Automobile, dan LUEG Mobility. Kerja sama tersebut diarahkan untuk membangun jaringan penjualan dan layanan purnajual. Xiaomi juga mulai menjajaki Jepang sebagai pasar potensial. Ketika SU7 Ultra diperkenalkan di Tokyo, pimpinan Xiaomi Jepang membahas kemungkinan penjualan kendaraan melalui gerai komersial setelah model setir kanan tersedia. Namun, nota kesepahaman dengan dealer belum berarti kontrak distribusi telah selesai.

3. SU7 dan YU7 berpotensi menjadi andalan ekspansi global

Xiaomi YU7 GT (mi.com)

Australia, Inggris, Jepang, dan Selandia Baru merupakan beberapa pasar setir kanan yang berpotensi menjadi sasaran Xiaomi. Namun, memasarkan mobil di negara-negara tersebut membutuhkan lebih dari sekadar memindahkan posisi kemudi. Produsen harus menyesuaikan pedal, dasbor, sistem kelistrikan, pendingin kabin, posisi airbag, hingga teknologi bantuan pengemudi. Selain itu, setiap negara memiliki persyaratan homologasi, jaringan servis, ketersediaan suku cadang, dan ketentuan garansi tersendiri.

Dua model yang berpotensi menjadi basis ekspansi adalah sedan listrik SU7 dan SUV YU7. SUV YU7 bahkan pernah mencatat lebih dari 240 ribu pesanan terkunci dalam 18 jam pertama setelah diluncurkan di China. Xiaomi juga memiliki fasilitas produksi di Beijing dengan kapasitas terpasang gabungan yang direncanakan mencapai 300 ribu kendaraan per tahun setelah tahap pembangunan kedua selesai. Namun, angka tersebut merupakan kapasitas nominal, bukan jumlah produksi aktual atau alokasi ekspor. Dengan demikian, perekrutan tenaga profesional di Sydney menjadi salah satu petunjuk awal keseriusan Xiaomi membangun bisnis otomotif global, meskipun model dan jadwal penjualan di Australia masih belum diumumkan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article