Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Bagian Motor yang Sering Terlupakan saat Servis Rutin
ilustrasi servis motor (pexels.com/pexels)
  • Servis rutin motor perlu mencakup pemeriksaan filter udara dan busi, karena kotor atau aus dapat mengganggu pembakaran, respons gas, akselerasi, serta efisiensi bahan bakar.
  • Kabel dan konektor kelistrikan perlu dicek dari kotoran, air, korosi, atau kelonggaran agar gangguan fungsi komponen dan masalah listrik mendadak dapat dicegah.
  • Pada motor matic, CVT serta tekanan dan kondisi ban wajib diperiksa berkala untuk mendeteksi keausan, getaran, perubahan akselerasi, dan risiko gangguan pengendalian.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Saat servis motor, bukan cuma oli dan rem yang dilihat. Filter udara, busi, kabel listrik, CVT pada motor matic, dan ban juga perlu dicek. Bagian-bagian ini bisa kotor atau rusak. Sekarang, pemilik motor dianjurkan meminta mekanik memeriksa semuanya agar motor tetap enak dan aman dipakai.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Servis rutin motor biasanya identik dengan mengganti oli mesin, mengecek rem, atau membersihkan beberapa komponen utama. Padahal, ada sejumlah bagian kecil yang juga berpengaruh terhadap kenyamanan dan keamanan berkendara. Jika terlalu sering dilewatkan, masalah pada komponen tersebut bisa baru terasa ketika kondisinya sudah cukup parah.

Pemeriksaan menyeluruh tidak selalu berarti semua komponen harus diganti setiap kali servis. Beberapa bagian cukup diperiksa kondisinya dan dibersihkan jika diperlukan. Berikut lima bagian motor yang sering terlupakan saat servis rutin.

1. Filter udara

ilustrasi motor di bengkel (pexels.com/Quang Nguyen Vinh)

Filter udara bertugas menyaring debu dan kotoran sebelum udara masuk ke ruang pembakaran. Ketika filter terlalu kotor, aliran udara menuju mesin dapat terganggu sehingga performa motor bisa terasa kurang optimal. Kondisi tersebut juga dapat membuat respons gas berubah dan konsumsi bahan bakar menjadi kurang efisien.

Sayangnya, bagian ini terkadang tidak selalu menjadi perhatian utama ketika servis berkala. Padahal, kondisi filter udara dapat diperiksa tanpa harus menunggu munculnya gejala yang jelas. Jika sudah terlalu kotor atau memang sudah mencapai interval penggantian sesuai rekomendasi pabrikan, filter sebaiknya diganti.

2. Busi

ilustrasi servis motor (pexels.com/andrea)

Busi memiliki peran penting dalam menghasilkan percikan api untuk proses pembakaran pada mesin bensin. Kondisi busi yang sudah aus atau kotor dapat membuat mesin lebih sulit dihidupkan dan respons akselerasi terasa kurang baik. Dalam kondisi tertentu, mesin juga bisa terasa brebet atau tidak bekerja sehalus biasanya.

Karena letaknya tidak selalu terlihat dari luar, busi mudah terlewat saat pemilik hanya fokus pada penggantian oli. Padahal, pemeriksaan kondisi elektroda dan celah busi dapat memberikan gambaran mengenai kondisi pembakaran mesin. Penggantian sebaiknya mengikuti interval yang tercantum dalam buku panduan kendaraan.

3. Kabel dan konektor kelistrikan

ilustrasi servis motor (pexels.com/pexels)

Sistem kelistrikan motor memiliki banyak kabel dan konektor yang bekerja di balik bodi kendaraan. Kotoran, air, atau korosi pada konektor dapat mengganggu aliran listrik dan menyebabkan fungsi komponen tertentu tidak bekerja normal. Masalah seperti ini juga terkadang muncul secara tidak konsisten sehingga cukup sulit diketahui tanpa pemeriksaan.

Saat servis, area konektor yang mudah terkena air atau kotoran sebaiknya ikut diperhatikan. Mekanik dapat melihat apakah ada kabel yang longgar, konektor yang kurang rapat, atau tanda korosi. Pemeriksaan sederhana ini dapat membantu mencegah gangguan kelistrikan yang muncul secara tiba-tiba.

4. Kondisi CVT pada motor matic

ilustrasi servis motor (pexels.com/pexels)

Pada motor matic, bagian CVT menjadi salah satu area yang cukup penting untuk diperiksa. Debu dari keausan komponen dan kotoran dapat menumpuk di dalam rumah CVT sehingga memengaruhi kerja komponen seperti V-belt, roller, pulley, dan kopling sentrifugal. Jika terlalu lama tidak diperiksa, motor bisa mengalami getaran, suara berisik, atau respons akselerasi yang berubah.

Pemeriksaan CVT tidak berarti seluruh komponennya harus diganti setiap kali servis. Mekanik biasanya memeriksa tingkat keausan dan kondisi masing-masing komponen berdasarkan jarak tempuh serta kondisi kendaraan. Jika ditemukan bagian yang sudah melewati batas keausan, penggantian dapat dilakukan sesuai kebutuhan.

5. Tekanan dan kondisi ban

ilustrasi cek tekanan ban motor (pexels.com/cottonbro studio)

Ban sering dianggap hanya perlu diperiksa ketika terlihat kempis. Padahal, tekanan ban yang tidak sesuai dapat memengaruhi kenyamanan, pengendalian, dan keausan permukaan ban. Kondisi tapak ban, retakan, serta benda asing yang menancap juga sebaiknya ikut diperhatikan.

Pengecekan ban sebenarnya cukup sederhana dan tidak membutuhkan waktu lama. Tekanan sebaiknya disesuaikan dengan rekomendasi pabrikan, bukan sekadar mengikuti perkiraan. Jika terdapat keausan yang tidak merata atau kerusakan pada struktur ban, pemeriksaan lebih lanjut diperlukan sebelum motor digunakan untuk perjalanan jauh.

Servis rutin motor sebaiknya tidak hanya berfokus pada penggantian oli mesin. Filter udara, busi, konektor kelistrikan, CVT pada motor matic, hingga kondisi ban juga memiliki peran penting dalam menjaga kendaraan tetap bekerja dengan baik. Beberapa bagian mungkin tidak membutuhkan penggantian, tetapi tetap perlu diperiksa secara berkala.

Dengan pemeriksaan yang lebih menyeluruh, potensi masalah bisa diketahui sebelum berkembang menjadi gangguan yang lebih besar. Pemilik motor juga sebaiknya mengikuti jadwal perawatan dan rekomendasi yang tercantum dalam buku manual kendaraan. Jadi, saat servis berikutnya, jangan hanya bertanya apakah oli sudah diganti, tetapi pastikan bagian-bagian penting lainnya juga ikut diperhatikan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article