Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Hal yang Perlu Diperhatikan Setelah Motor Kehujanan Seharian

4 min read
5 Hal yang Perlu Diperhatikan Setelah Motor Kehujanan Seharian
Ilustrasi motor (pexels.com/🇻🇳🇻🇳Nguyễn Tiến Thịnh 🇻🇳🇻🇳)
  • Setelah kehujanan seharian, bersihkan dan keringkan bodi dari air, debu, lumpur, serta kotoran agar noda tidak menetap dan bagian logam tidak mudah kusam.
  • Uji rem perlahan di area aman, lalu cek rantai dan komponen logam. Bersihkan serta gunakan pelumas rantai yang sesuai bila diperlukan untuk mengurangi risiko karat.
  • Pastikan lampu, sein, klakson, dan mesin berfungsi normal. Jika muncul gejala seperti pengereman aneh, mesin sulit menyala, atau indikator peringatan, hentikan penggunaan dan periksa ke bengkel.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Motor kehujanan sebentar mungkin gak terlalu bikin kamu khawatir. Namun, ceritanya bisa berbeda kalau motor harus berada di luar ruangan sejak pagi sampai sore saat hujan turun berkali-kali. Air hujan yang menempel lama, bercampur debu dan kotoran jalan, bisa meninggalkan berbagai residu pada bodi maupun komponen motor.

Kamu mungkin berpikir cukup menunggu motor kering sendiri sebelum kembali menggunakannya. Padahal, ada beberapa bagian yang sebaiknya diperhatikan setelah motor kehujanan seharian. Gak perlu langsung panik atau membongkar motor, cukup lakukan beberapa pemeriksaan sederhana berikut supaya kondisi motor tetap terjaga.

  1. 1. Bersihkan sisa air hujan dan kotoran

    ilustrasi mencuci motor
    ilustrasi mencuci motor (freepik.com/freepik)

    Air hujan yang mengering sendiri bisa meninggalkan noda pada permukaan motor. Kondisinya bisa makin terlihat kalau air tersebut bercampur debu, lumpur, atau kotoran dari jalan. Kalau dibiarkan terlalu lama, permukaan bodi dan beberapa bagian logam bisa menjadi lebih mudah kusam.

    Kamu gak harus langsung mencuci motor secara menyeluruh setiap kali kehujanan. Kalau kondisinya gak terlalu kotor, bilas bagian yang terkena air hujan lalu keringkan menggunakan kain bersih. Perhatian lebih bisa diberikan pada bagian yang terdapat lumpur atau kotoran karena area tersebut biasanya lebih sulit dibersihkan setelah mengering.

  2. 2. Periksa kondisi rem

    ilustrasi servis motor
    ilustrasi servis motor (freepik.com/ArthurHidden)

    Rem merupakan salah satu bagian yang perlu kamu perhatikan setelah motor melewati hujan cukup lama. Air dapat membuat permukaan komponen rem menjadi basah dan sensasi pengereman bisa terasa sedikit berbeda pada awal perjalanan. Kondisi ini biasanya bisa kembali normal setelah rem digunakan secara wajar dan permukaannya mengering.

    Sebelum melaju seperti biasa, coba lakukan pengereman secara perlahan di area yang aman. Rasakan apakah respons tuas atau pedal masih normal dan apakah motor tetap berhenti secara stabil. Kalau rem terasa terlalu dalam, terlalu keras, berbunyi gak biasa, atau daya pengeremannya berkurang, jangan abaikan gejala tersebut dan pertimbangkan pemeriksaan di bengkel.

  3. 3. Cek rantai dan bagian logam

    ilustrasi servis motor
    ilustrasi servis motor (pexels.com/Sven van Bellen)

    Air hujan dan kelembapan bisa menjadi perhatian khusus untuk motor yang menggunakan rantai. Kalau rantai dibiarkan basah terlalu lama, terutama setelah terkena kotoran, risiko munculnya karat bisa meningkat. Bagian logam lain seperti baut, sambungan, atau komponen tertentu juga perlu diperhatikan jika motor cukup lama terkena air.

    Setelah motor lebih kering, kamu bisa membersihkan rantai jika kondisinya kotor lalu menggunakan pelumas rantai yang sesuai. Jangan asal menyemprotkan produk apa pun ke semua bagian motor karena tiap komponen memiliki kebutuhan yang berbeda. Kalau mulai terlihat titik karat atau rantai terasa kurang halus ketika roda bergerak, pemeriksaan lebih lanjut bisa dilakukan sebelum kondisinya semakin parah.

  4. 4. Perhatikan area kelistrikan dan lampu

    ilustrasi servis motor
    ilustrasi servis motor (pexels.com/Andrea Piacquadio)

    Motor modern memiliki berbagai komponen kelistrikan yang harus tetap terlindungi dari air. Kehujanan gak otomatis membuat sistem listrik bermasalah karena komponen kendaraan memang dirancang untuk menghadapi kondisi penggunaan di luar ruangan. Namun, masalah bisa muncul kalau terdapat kabel, konektor, atau bagian pelindung yang kondisinya sudah kurang baik.

    Coba nyalakan lampu utama, lampu rem, lampu sein, dan klakson setelah motor terkena hujan. Perhatikan apakah semuanya bekerja normal atau ada perangkat yang tiba-tiba mati maupun berkedip gak wajar. Kalau muncul masalah kelistrikan setelah kehujanan, jangan asal menyemprotkan air lagi untuk membersihkannya. Lebih aman mencari tahu sumber gangguannya dan meminta teknisi memeriksa bagian terkait.

  5. 5. Jangan langsung memaksa motor kalau muncul gejala aneh

    ilustrasi motor
    ilustrasi motor (pexels.com/Duy Nod)

    Setelah kehujanan, motor seharusnya tetap bisa digunakan secara normal jika semua komponennya dalam kondisi baik. Namun, kamu perlu lebih peka kalau muncul gejala yang berbeda dari biasanya. Misalnya, mesin sulit dinyalakan, suara mesin berubah, tarikan terasa gak normal, atau muncul indikator peringatan pada panel instrumen.

    Jangan memaksa motor terus digunakan hanya karena merasa gejalanya masih ringan. Coba berhenti di tempat yang aman dan amati kondisinya terlebih dahulu. Kalau masalah tetap muncul setelah motor mengering atau justru semakin parah, pemeriksaan di bengkel bisa membantu menemukan penyebabnya sebelum kerusakan berkembang.

    Motor kehujanan seharian memang gak otomatis berarti bakal mengalami kerusakan. Sebagian besar motor dirancang untuk menghadapi hujan dan kondisi jalan basah, tetapi perawatan setelahnya tetap penting agar air dan kotoran gak dibiarkan menempel terlalu lama. Kebiasaan sederhana seperti mengeringkan bodi, mengecek rem, merawat rantai, dan memastikan kelistrikan bekerja normal bisa membantu menjaga kondisi motor.

    Jadi, setelah motor kehujanan dari pagi sampai sore, jangan cuma parkir lalu ditinggalkan begitu saja. Luangkan beberapa menit untuk melihat bagian-bagian yang paling penting sebelum kembali menggunakannya. Kalau ada gejala yang terasa gak wajar, lebih baik cari tahu penyebabnya sejak awal daripada menunggu sampai motor benar-benar bermasalah di jalan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Dari Kebun Nilam ke Pasar Dunia

Related Articles

See More