Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Pilihan Bahan Jaket Motor Paling Nyaman Saat Cuaca Terik
ilustrasi jaket motor dengan fitur pemantul cahaya (pexels.com/Samer Bououd)
  • Jaket motor saat cuaca terik perlu menyeimbangkan sirkulasi udara, penyerapan keringat, dan perlindungan dari matahari maupun gesekan ringan.
  • Katun nyaman untuk perjalanan santai dan pendek, tetapi mudah menyimpan kelembapan serta perlindungannya terhadap gesekan aspal belum tentu memadai.
  • Mesh, polyester, nylon, dan kain teknis menawarkan ventilasi atau cepat kering; pilih ukuran pas, ventilasi baik, serta pelindung bahu dan siku sesuai rute dan durasi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Saat panas, orang naik motor bisa pakai jaket yang tidak terlalu gerah. Katun lembut dan menyerap keringat, tapi lama kering. Mesh punya lubang agar angin masuk. Polyester dan nilon ringan. Jaket motor juga perlu pelindung di bahu dan siku supaya tubuh lebih aman saat jatuh.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Berkendara motor saat cuaca terik di Indonesia bisa menjadi tantangan tersendiri. Sinar matahari menyengat, udara panas, dan kemacetan membuat tubuh mudah berkeringat, terutama ketika mengenakan jaket dengan bahan yang kurang tepat.

Padahal, jaket bukan sekadar pelengkap gaya berkendara. Pakaian ini dapat membantu melindungi kulit dari paparan matahari dan gesekan ringan. Supaya tetap nyaman, pemilihan bahan perlu mempertimbangkan sirkulasi udara, kemampuan menyerap keringat, serta perlindungan ketika terjadi insiden di jalan.

1. Katun, nyaman untuk perjalanan santai

ilustrasi naik motor (pexels.com/Markus Winkler)

Katun dikenal sebagai bahan yang lembut dan mampu menyerap keringat. Karakteristik tersebut membuatnya terasa nyaman untuk aktivitas sehari-hari, termasuk perjalanan pendek menggunakan motor. Jaket berbahan katun juga umumnya tidak terasa terlalu gerah ketika dikenakan dalam cuaca panas.

Namun, katun memiliki keterbatasan jika digunakan sebagai perlengkapan berkendara utama. Bahan ini dapat menyimpan kelembapan setelah menyerap banyak keringat dan cenderung lebih lama kering dibandingkan sejumlah bahan sintetis. Jaket katun biasa juga belum tentu memberikan perlindungan memadai ketika terjadi gesekan dengan aspal.

Karena itu, jaket katun lebih cocok untuk perjalanan santai dengan risiko rendah atau sebagai lapisan pakaian. Jika membutuhkan jaket khusus berkendara, pilih produk yang memang dirancang untuk motor dan memiliki perlindungan sesuai kebutuhan.

2. Mesh dan polyester, mengutamakan sirkulasi udara

ilustrasi naik motor (pexels.com/Nam Phong Bùi Follow Donate)

Bahan mesh memiliki struktur berpori yang memungkinkan udara mengalir melewati jaket. Karakteristik ini membantu mengurangi penumpukan panas ketika motor bergerak. Jaket motor dengan panel mesh biasanya menjadi pilihan menarik bagi pengendara yang sering menghadapi cuaca terik dan kemacetan.

Sementara itu, polyester relatif ringan, cepat kering, dan cukup umum digunakan pada perlengkapan berkendara. Meski demikian, kenyamanannya bergantung pada konstruksi kain, lapisan dalam, dan desain ventilasi. Polyester yang rapat tanpa saluran udara memadai tetap bisa terasa panas saat digunakan di bawah matahari.

Untuk perlindungan lebih baik, cari jaket motor yang memadukan panel mesh dengan material tahan abrasi pada bagian penting, seperti bahu, siku, dan punggung. Pastikan juga jaket memiliki pelindung benturan yang sesuai. Jangan menganggap semua jaket berpori otomatis aman untuk berkendara.

3. Nylon dan kain teknis, ringan untuk mobilitas tinggi

ilustrasi naik motor (pexels.com/Tiwi Riders)

Nylon sering digunakan pada jaket motor karena bobotnya relatif ringan dan daya tahannya cukup baik untuk penggunaan sehari-hari. Sejumlah produk juga menggabungkan nylon dengan panel ventilasi sehingga lebih nyaman digunakan dalam perjalanan panjang. Akan tetapi, nylon yang dilapisi bahan antiair dapat mengurangi aliran udara dan membuat tubuh terasa lebih gerah.

Alternatif lainnya adalah kain teknis yang dirancang untuk membantu mengalirkan kelembapan dari kulit. Bahan semacam ini dapat mendukung kenyamanan ketika berkeringat, terutama jika dipadukan dengan ventilasi yang baik. Periksa spesifikasi produk karena istilah kain teknis mencakup beragam karakteristik dan tingkat perlindungan.

Pada akhirnya, bahan paling nyaman bergantung pada rute, durasi perjalanan, dan kebutuhan perlindungan. Untuk cuaca terik, jaket dengan ventilasi baik, ukuran pas, serta pelindung bahu dan siku merupakan pilihan yang layak dipertimbangkan. Jangan hanya mengejar rasa sejuk, sebab jaket berkendara juga harus membantu melindungi tubuh ketika terjadi kecelakaan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article