Jika hanya digunakan sekali atau dua kali, motor Pertamax yang diisi Pertalite biasanya tak akan menunjukkan perbedaan signifikan. Kendati demikian, bukan berarti pengisian Pertalite pada motor Pertamax merupakan suatu hal yang bisa dilakukan sesuka hati. Pasalnya, ada beberapa efek yang bisa kamu rasakan, baik dalam jangka pendek atau panjang.
Dalam jangka pendek biasanya motor Pertamax yang diisi Pertalite akan mengalami penurunan performa. Motor yang tadinya bertenaga dan berkecepatan tinggi bisa jadi loyo serta tak mampu mencapai top speed. Hal tersebut dapat terjadi karena perbedaan nilai oktan dan proses pembakaran mesin pada Pertalite tak sebagus Pertamax.
Jika melihat efek jangka panjang (beberapa bulan hingga tahun), masalahnya tak hanya nampak dari performa, tapi sudah meluas hingga ke mesin. Masalah paling umum biasanya adalah engine knocking (ngelitik), yaitu kondisi saat mesin mengeluarkan suara ketukan tidak normal ketika menyala.
Beberapa komponen seperti piston dan silinder juga bisa baret karena engine knocking. Kerak juga bisa muncul pada dinding piston jika kamu terus pakai Pertalite. Tak hanya itu, BBM bisa makin boros, oli cepat habis, ring piston melemah, bahkan menyebabkan loss kompresi.