ilustrasi motor mogok (unsplash.com/John Canelis)
Oli yang sudah mengalami penurunan kualitas dapat berubah karakter setelah digunakan dalam kondisi temperatur tinggi. Jika level oli juga terus berkurang, penyebabnya perlu dicari karena bisa berkaitan dengan kebocoran, penguapan, atau oli yang masuk ke ruang pembakaran.
Periksa kondisi oli secara berkala sesuai prosedur yang dianjurkan pabrikan. Jangan menentukan oli terlalu encer hanya berdasarkan warna atau kekentalan yang terlihat saat diperiksa secara manual. Spesifikasi dan tingkat viskositas yang tepat harus mengacu pada rekomendasi untuk motor tersebut.
Oli yang terlihat encer belum tentu berarti kualitasnya buruk. Temperatur mesin dapat membuat oli menjadi lebih cair ketika diperiksa dalam kondisi panas. Karena itu, pemeriksaan sebaiknya dilakukan dengan metode dan kondisi yang sesuai petunjuk pabrikan.
Jika motor terasa berbeda setelah menggunakan oli tertentu, seperti suara mesin semakin kasar, temperatur meningkat, atau performa berubah, sebaiknya lakukan pemeriksaan. Pastikan oli yang digunakan memiliki spesifikasi dan tingkat viskositas yang sesuai dengan rekomendasi pabrikan agar perlindungan mesin tetap optimal.