Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Deretan Kesalahan Memasang Cover Motor Saat Musim Hujan
ilustrasi cover motor (unsplash.com/Lance Chang)
  • Cover motor melindungi kendaraan dari hujan, debu, dan kotoran, tetapi pemasangan saat motor masih basah dapat menjebak kelembapan serta meningkatkan risiko korosi pada bagian logam.
  • Cover yang terlalu rapat, minim ventilasi, atau berukuran kecil dapat menahan kelembapan dan memicu gesekan pada bodi saat terkena angin.
  • Kebersihan cover dan kondisi motor perlu diperiksa sebelum ditutup; debu, pasir, lumpur, serta air yang tersisa berpotensi menyebabkan baret dan memperburuk komponen.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Kalau motor kehujanan, jangan langsung ditutup cover. Motor harus dikeringkan dulu supaya tidak lembap dan berkarat. Cover juga harus bersih dan kering, karena debu atau pasir bisa membuat cat motor baret. Pakai cover yang ukurannya pas dan ada udara masuk supaya motor tetap baik.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Cover motor menjadi perlengkapan yang cukup penting ketika kendaraan sering diparkir di luar rumah. Saat musim hujan, cover bisa membantu melindungi bodi motor dari air hujan, debu, dan kotoran yang terbawa angin.

Namun, pemasangan cover yang asal-asalan justru bisa menimbulkan masalah. Ada beberapa kebiasaan yang terlihat sepele, tetapi dapat membuat motor lebih lembap, permukaan bodi tergores, hingga mempercepat kerusakan komponen tertentu.

1. Memasang cover saat motor masih basah

ilustrasi cover motor (unsplash.com/Anton Holmgren)

Kesalahan pertama adalah langsung menutup motor setelah terkena hujan. Air yang masih menempel pada bodi, jok, roda, atau bagian lainnya akan terperangkap di bawah cover sehingga proses pengeringan menjadi lebih lambat.

Kondisi lembap yang bertahan lama juga dapat membuat bagian logam lebih rentan mengalami korosi, terutama jika terdapat kotoran atau sisa air yang mengandung zat tertentu. Sebaiknya, keringkan bagian motor yang mudah dijangkau sebelum memasang cover, terutama setelah terkena hujan cukup deras.

2. Memilih cover yang terlalu rapat dan tidak sesuai

ilustrasi cover motor (unsplash.com/Sergey Kvint)

Kesalahan kedua adalah menggunakan cover yang benar-benar tidak memberikan ruang untuk sirkulasi udara. Kemampuan menahan air memang penting, tetapi ventilasi juga diperlukan agar kelembapan tidak terus terjebak di dalam.

Kesalahan ketiga adalah memilih ukuran cover yang terlalu kecil. Cover yang terlalu ketat dapat menyulitkan pemasangan dan membuat permukaannya lebih sering bergesekan dengan bodi ketika terkena angin. Pilih ukuran yang sesuai dengan dimensi motor agar seluruh bagian terlindungi tanpa memberikan tekanan berlebihan.

3. Mengabaikan kebersihan cover dan kondisi motor

ilustrasi cover motor (unsplash.com/Muhammed Faizan Hussain)

Kesalahan keempat adalah membiarkan bagian dalam cover kotor. Debu dan pasir yang menempel di permukaan dalam bisa bergesekan dengan bodi ketika cover dipasang atau terkena angin. Dalam jangka panjang, gesekan berulang dapat menimbulkan baret halus pada permukaan cat.

Kesalahan kelima adalah tidak memeriksa kondisi motor sebelum ditutup. Kotoran, lumpur, atau air yang dibiarkan terlalu lama di beberapa bagian dapat memperburuk kondisi komponen. Bersihkan dan keringkan motor bila memungkinkan, lalu pastikan cover juga dalam kondisi bersih dan kering sebelum digunakan kembali.

Cover motor memang berguna sebagai perlindungan tambahan saat musim hujan. Namun, cara memasangnya tetap perlu diperhatikan. Motor yang kering, cover yang bersih, ukuran yang tepat, serta sirkulasi udara yang cukup dapat membantu mengurangi risiko masalah akibat kelembapan dan gesekan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article