Ilustrasi rem motor (wahanahonda.com)
Jumlah, ukuran, dan pola lubang pada piringan cakram tidak dibuat sembarangan. Produsen perlu mempertimbangkan kekuatan material, kemampuan membuang panas, bobot, karakter pengereman, hingga ketahanan cakram terhadap perubahan temperatur.
Terlalu banyak lubang atau modifikasi yang dilakukan tanpa perhitungan justru dapat mengurangi kekuatan piringan. Karena itu, mengganti cakram dengan model aftermarket sebaiknya tidak hanya mempertimbangkan tampilan. Spesifikasi dan kualitas material harus sesuai dengan karakter motor serta sistem pengeremannya.
Menariknya, tidak semua motor menggunakan cakram dengan pola lubang yang sama. Ada yang memiliki lubang berbentuk bulat, memanjang, atau menggunakan kombinasi lubang dan alur. Semuanya dirancang untuk mencapai keseimbangan antara pendinginan, pembuangan kotoran, bobot, dan kekuatan. Jadi, lubang pada piringan cakram bukan sekadar aksesori visual, melainkan bagian dari desain sistem pengereman motor.