Ban MotoGP secara khusus dirancang untuk digunakan pada balapan berkecepatan tinggi. Karena itu, ban MotoGP sangat berbeda dengan konvensional. Salah satu perbedaan utamanya ada pada pemasoknya. Ban MotoGP hanya dipasok oleh satu perusahaan, yaitu Michelin, dengan produksi khusus.
Pertama, ada dua jenis ban dalam MotoGP, yaitu ban botak (slick) untuk balapan kering dan ban hujan untuk lintasan basah. Ban kering memiliki tiga jenis kompon, yaitu lunak, sedang, dan keras. Ban basah sendiri memiliki dua jenis kompon, yaitu lunak dan sedang.
Ban kering punya tekstur yang licin dan botak agar permukaannya lebih banyak menempel di aspal. Sementara itu, ban basah lebih mirip dengan ban motor konvensional, yaitu memiliki kembangan yang sangat ideal untuk berjalan di trek berair serta membuat ban anti licin.
Ban MotoGP juga punya ukuran khusus, 12/60-17 (depan) dan 20/69-17 (belakang). Tekanan di ban MotoGP juga sudah diatur secara ketat, sekitar 24.65 hingga 29 PSI tergantung dari jenisnya.
Sekarang kamu sudah tahu kenapa ban MotoGP ditutupi sebelum balapan. Jadi, kamu tak perlu heran ketika menyaksikan pertandingan atau melihat persiapan motor di belakang layar sebelum balapan. Nyatanya, penutupan ban menjadi salah satu aspek terpenting dalam tahap persiapan balapan.
Kenapa ban MotoGP ditutupi sebelum balapan? | Ban MotoGP ditutupi sebelum balapan agar mencapai suhu optimal dan bisa memberikan perfoma yang stabil ketika dipakai. |
Apakah menutupi ban MotoGP sebelum balapan bisa membantu pembalap? | Iya, menutupi ban MotoGP sebelum balapan bisa membantu pembalap. Dalam hal ini, pembalap bisa memacu motor tanpa ragu, mampu menyalip dengan lebih percaya diri, dan tak perlu takut akan kecelakaan. |
Apakah tyre warmer dibagi menjadi beberapa jenis yang berbeda? | Iya, tyre warmer dibagi menjadi beberapa jenis. Ada tyre warmer murah seperti Oxford Tyre warmers. Di sisi lain, ada juga tyre warmer premium seperti MotoGP Digital tyre warmer dan Capit Suprema Leo Factory tyre warmer. |