ilustrasi naik motor sendirian (pexels.com/Optical Chemist)
Roda kecil memang memiliki kekurangan. Dibandingkan roda 17 inci, roda berdiameter kecil cenderung lebih mudah terasa ketika melewati lubang, sambungan aspal, atau jalan rusak. Karena itu, tekanan ban dan kondisi suspensi menjadi cukup penting pada motor matik.
Di sisi lain, roda kecil memberikan keuntungan yang sangat sesuai dengan karakter skutik. Motor menjadi lebih praktis, posisi dek bisa dibuat luas, dan desain bodi dapat dibuat kompak. Produsen juga bisa menyesuaikan ukuran ban untuk mendapatkan kombinasi antara kenyamanan, kelincahan, dan efisiensi.
Jadi, perbedaan roda motor matik dan motor bebek sebenarnya merupakan hasil kompromi desain. Skutik mengejar kepraktisan dan kelincahan, sedangkan motor bebek lebih mengutamakan karakter roda besar yang stabil dan fleksibel di berbagai kondisi jalan.
Makanya, jangan heran kalau motor matik terlihat seperti memakai “roda kecil”. Justru dari situlah banyak karakter praktis yang menjadi alasan skutik begitu populer di jalanan Indonesia.