Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Kenapa Motor Matik Kebanyakan Pakai Roda Berukuran Kecil?
Honda BeAT CBS (astra-honda.com)
  • Motor matik umumnya memakai roda 12–14 inci karena mesin dan CVT di belakang memungkinkan bodi rendah, dek luas, ruang bagasi, serta desain ringkas.
  • Roda kecil membuat skutik lebih praktis untuk manuver di jalan sempit dan parkir, tetapi lebih terasa saat melintasi lubang, sambungan aspal, atau jalan rusak.
  • Motor bebek banyak menggunakan roda 17 inci untuk stabilitas dan kemampuan menghadapi jalan beragam; perbedaan ukuran roda merupakan kompromi antara kepraktisan dan karakter berkendara.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Motor matik banyak pakai roda kecil, seperti 12 sampai 14 inci. Roda kecil membuat motor lebih rendah, mudah dinaiki, dan ada tempat simpan barang di bawah jok. Motor jadi enak dipakai di jalan sempit. Motor bebek pakai roda lebih besar agar lebih stabil di jalan berlubang.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Kalau diperhatikan, mayoritas motor matik di jalan punya ukuran roda yang relatif kecil. Banyak skutik menggunakan pelek 12, 13, atau 14 inci, sementara motor bebek justru lebih sering memakai roda 17 inci.

Perbedaan ini bukan sekadar soal desain. Ukuran roda berkaitan erat dengan konstruksi motor, karakter berkendara, ruang penyimpanan, hingga kebutuhan praktis di jalan perkotaan.

1. Desain motor matik memang cocok dengan roda kecil

ilustrasi ban motor botak (pexels.com/Olga Solo)

Motor matik memiliki konstruksi yang berbeda dari motor bebek. Mesin dan sistem CVT pada skutik ditempatkan di bagian belakang dan terhubung langsung dengan roda belakang. Desain seperti ini membuat konstruksi motor lebih fleksibel dalam menentukan posisi komponen.

Roda berdiameter kecil membantu membuat area dek dan bodi tetap rendah. Pengendara bisa lebih mudah menaikkan dan menurunkan kaki, sementara ruang di bawah jok juga dapat dimanfaatkan untuk menyimpan barang. Karakter ini sangat cocok dengan kebutuhan skutik sebagai kendaraan harian di perkotaan.

Ukuran roda yang lebih kecil juga membantu membuat desain skutik menjadi lebih ringkas. Radius putarnya bisa terasa lebih praktis ketika bermanuver di jalan sempit atau saat parkir. Inilah salah satu alasan mengapa roda kecil menjadi pilihan yang sangat umum pada motor matik.

2. Motor bebek lebih sering menggunakan roda 17 inci

Ilustrasi motor bebek (astra-honda.com)

Motor bebek memiliki karakter yang berbeda. Sebagian besar model menggunakan pelek 17 inci dengan ban yang relatif lebih ramping. Diameter roda yang lebih besar membantu motor melewati permukaan jalan yang tidak rata dengan lebih mudah.

Ketika roda berdiameter lebih besar melewati lubang atau gundukan, sudut benturan terhadap permukaan jalan cenderung lebih kecil. Karena itu, roda 17 inci banyak digunakan pada motor bebek yang sejak awal dirancang untuk penggunaan yang lebih fleksibel, termasuk melewati jalan dengan kondisi yang beragam.

Ukuran roda tersebut juga memberikan karakter pengendalian yang berbeda. Motor bebek dengan roda besar biasanya terasa lebih stabil ketika melaju dan lebih mudah menjaga momentum saat melewati permukaan jalan yang kurang mulus. Namun, bukan berarti roda besar selalu lebih baik karena ada kompromi pada desain dan kepraktisan.

3. Roda kecil bukan berarti motor matik lebih buruk

ilustrasi naik motor sendirian (pexels.com/Optical Chemist)

Roda kecil memang memiliki kekurangan. Dibandingkan roda 17 inci, roda berdiameter kecil cenderung lebih mudah terasa ketika melewati lubang, sambungan aspal, atau jalan rusak. Karena itu, tekanan ban dan kondisi suspensi menjadi cukup penting pada motor matik.

Di sisi lain, roda kecil memberikan keuntungan yang sangat sesuai dengan karakter skutik. Motor menjadi lebih praktis, posisi dek bisa dibuat luas, dan desain bodi dapat dibuat kompak. Produsen juga bisa menyesuaikan ukuran ban untuk mendapatkan kombinasi antara kenyamanan, kelincahan, dan efisiensi.

Jadi, perbedaan roda motor matik dan motor bebek sebenarnya merupakan hasil kompromi desain. Skutik mengejar kepraktisan dan kelincahan, sedangkan motor bebek lebih mengutamakan karakter roda besar yang stabil dan fleksibel di berbagai kondisi jalan.

Makanya, jangan heran kalau motor matik terlihat seperti memakai “roda kecil”. Justru dari situlah banyak karakter praktis yang menjadi alasan skutik begitu populer di jalanan Indonesia.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Topics

Editorial Team

Related Article