Ilustrasi rem motor (wahanahonda.com)
Lengkungan pada selang juga membantu mengatur jalurnya agar tidak bersinggungan dengan komponen lain. Di sekitar roda depan terdapat banyak bagian yang bergerak, seperti tabung suspensi, roda, cakram, kaliper, dan komponen kemudi.
Jika selang dipasang dengan jalur yang salah, bagian tersebut bisa bergesekan dengan komponen lain. Gesekan terus-menerus berpotensi merusak lapisan luar selang. Dalam kondisi lebih parah, kerusakan dapat memengaruhi bagian dalam dan mengganggu kemampuan sistem hidrolik rem.
Karena itu, produsen biasanya menentukan posisi selang, titik pengikat, serta panjangnya melalui pengujian. Selang harus cukup panjang untuk mengikuti gerakan motor, tetapi tidak boleh sampai terlalu longgar dan berpotensi tersangkut atau menyentuh roda. Bentuk melengkung membantu mencapai keseimbangan tersebut.