Lintasan balap profesional selalu identik dengan permukaan hitam pekat yang membentang secara sangat halus dan kokoh di sepanjang arena kompetisi. Pemandangan seperti ini dapat dijumpai pada hampir seluruh sirkuit internasional, baik yang digunakan untuk ajang balap mobil berkecepatan tinggi maupun ajang balap sepeda motor kelas dunia.
Penggunaan material tersebut sebagai pelapis utama lintasan tentu didasari oleh pertimbangan teknis dan rekayasa keselamatan yang sangat matang. Pilihan ini berkaitan erat dengan standar performa kendaraan, tingkat perlindungan pengemudi, serta fleksibilitas pemeliharaan arena yang tidak bisa digantikan oleh jenis material konstruksi lainnya.
