Ilustrasi rem motor (wahanahonda.com)
Saat menghadapi turunan panjang, pengereman sebaiknya dilakukan secara terkontrol dan tidak terus-menerus menekan tuas rem dengan kuat. Kecepatan perlu dijaga tetap rendah dan sesuai kondisi jalan, sehingga rem tidak bekerja terlalu berat dalam waktu lama.
Jika terdapat area aman untuk berhenti, pengendara dapat berhenti sejenak ketika sistem pengereman mulai terasa terlalu panas. Jangan melanjutkan perjalanan jika rem terasa berbeda, misalnya tuas menjadi sangat lembek, respons pengereman menurun drastis, atau muncul bau seperti kampas terbakar. Berikan waktu agar komponen mendingin sebelum kembali berjalan.
Kondisi rem juga perlu diperiksa secara berkala, terutama sebelum motor digunakan untuk perjalanan yang melewati jalur pegunungan. Ketebalan kampas, kondisi cakram atau tromol, serta minyak rem pada sistem yang menggunakannya harus berada dalam kondisi sesuai spesifikasi.
Jadi, turunan panjang dapat membuat rem motor matik kehilangan daya pengereman karena rem bekerja terus-menerus dan menghasilkan panas berlebihan. Mengatur kecepatan sejak awal, memanfaatkan hambatan mesin, serta menggunakan rem secara terkontrol dapat membantu mengurangi beban panas pada sistem pengereman.