Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Keunggulan Aki Lithium untuk Motor, Lebih Ringan dan Awet!

WhatsApp Image 2026-02-06 at 20.47.04.jpeg
Booth penjual aki lithium di IIMS 2026 (Dok. Istimewa)
Intinya sih...
  • Aki lithium memberikan kelincahan berkendara dengan bobot super ringan, mengurangi bobot hingga 70-80% dan membuat motor terasa lebih ringan saat manuver.
  • Kecepatan pengisian daya yang luar biasa dan stabilitas voltase yang konsisten membuat aki lithium lebih efisien, cocok untuk perjalanan jarak pendek, serta memastikan performa puncak pada motor modern.
  • Ketahanan masa pakai aki lithium yang jauh lebih panjang, mencapai lima hingga sepuluh kali lipat dari usia aki standar, membuatnya menjadi investasi cerdas dengan tingkat self-discharge yang rendah.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) kembali digelar tahun ini di JI Expo. Seperti tahun-tahun sebelumnya, hajatan otomotif tahun ini pun dijejali brand-brand top, mulai dari brand mobil, motor, hingga suku cadang dan aksesoris. Nah, brand-brand yang saling berebut perhatian tersebut, perhatian saya tertuju pada sebuah stan komponen yang memamerkan baterai berukuran ringkas namun diklaim memiliki performa monster: aki lithium-ion.

Ketertarikan muncul saat melihat demonstrasi perbandingan bobot antara aki timbal konvensional dengan unit lithium tersebut. Teknologi yang biasanya tertanam di dalam ponsel pintar ini ternyata sudah mulai merambah dunia otomotif roda dua secara masif, menawarkan efisiensi yang selama ini sulit dicapai oleh teknologi baterai cair atau gel biasa.

1. Bobot super ringan yang meningkatkan kelincahan berkendara

WhatsApp Image 2026-02-06 at 20.47.05 (1).jpeg
Booth penjual aki lithium di IIMS 2026 (Dok. Istimewa)

Satu hal yang paling mengejutkan saat memegang langsung unit aki lithium di pameran tersebut adalah beratnya yang sangat ringan. Jika dibandingkan dengan aki timbal (lead-acid) yang terasa sangat mantap dan membebani tangan, aki lithium terasa seperti kotak kosong yang hampir tidak memiliki massa. Pengurangan bobot ini bisa mencapai 70 hingga 80 persen, sebuah angka yang sangat signifikan bagi para penggemar kecepatan maupun pengendara harian yang menginginkan kemudahan manuver.

Dalam dunia otomotif, pengurangan berat pada titik tertentu akan berpengaruh langsung pada rasio tenaga terhadap bobot kendaraan. Dengan mengganti baterai lama ke lithium, motor seolah mendapatkan diet instan yang membuat pengendalian terasa lebih ringan, terutama saat harus menikung atau membelah kemacetan di perkotaan. Perubahan kecil pada komponen listrik ini ternyata mampu memberikan dampak mekanis yang nyata pada kelincahan motor secara keseluruhan tanpa harus melakukan modifikasi mesin yang rumit.

2. Efisiensi pengisian daya dan stabilitas voltase

WhatsApp Image 2026-02-06 at 20.47.04 (1).jpeg
Booth penjual aki lithium di IIMS 2026 (Dok. Istimewa)

Penjelasan dari tenaga ahli di stan IIMS tersebut mengungkap bahwa aki lithium memiliki kemampuan pengisian daya atau charging yang jauh lebih cepat daripada aki konvensional. Berkat resistansi internal yang rendah, aki ini mampu menerima arus dari spul motor secara maksimal tanpa menghasilkan panas berlebih. Hal ini sangat menguntungkan bagi pengendara yang sering melakukan perjalanan jarak pendek, di mana aki biasa sering kali tekor karena belum sempat terisi penuh saat mesin sudah dimatikan kembali.

Selain kecepatan pengisian, stabilitas voltase yang diberikan juga jauh lebih konsisten. Aki lithium mampu mempertahankan tegangan tinggi hingga kapasitas energinya benar-benar habis, berbeda dengan aki timbal yang voltasenya akan menurun seiring berkurangnya daya. Stabilitas ini memastikan sistem injeksi, pompa bahan bakar, dan modul elektronik (ECU) pada motor modern bekerja pada performa puncak. Hasilnya, proses menyalakan mesin menjadi lebih instan dan tarikan motor terasa lebih padat karena percikan api pada busa selalu stabil berkat suplai listrik yang konstan.

3. Ketahanan masa pakai yang ramah bagi kantong jangka panjang

ilustrasi aki motor (freepik.com/senivpetro)
ilustrasi aki motor (freepik.com/senivpetro)

Meski harga yang tertera di label pameran menunjukkan angka yang lebih tinggi dibandingkan aki biasa, durasi pemakaian yang ditawarkan justru menjadikannya investasi yang lebih cerdas. Aki lithium memiliki siklus hidup atau cycle life yang jauh lebih panjang, bahkan bisa mencapai lima hingga sepuluh kali lipat dari usia aki standar. Keunggulan ini sangat terasa bagi kolektor motor atau pengendara yang jarang menggunakan kendaraannya, karena aki lithium memiliki tingkat self-discharge yang sangat rendah.

Motor yang didiamkan selama berbulan-bulan tetap memiliki peluang besar untuk langsung menyala tanpa perlu melakukan pengisian ulang secara manual. Ketahanan terhadap suhu ekstrem dan absennya cairan asam korosif juga membuat perawatan menjadi nol besar. Tidak ada lagi kekhawatiran mengenai kebocoran cairan yang bisa merusak rangka atau cat motor. Pada akhirnya, beralih ke teknologi lithium bukan sekadar mengikuti tren pameran, melainkan langkah efisiensi nyata untuk mendapatkan ketenangan pikiran selama bertahun-tahun ke depan.

Ada dua pilihan aki yang bisa kamu pilih, yakni aki berkapasitas 6 Ah yang dibanderol Rp268 ribu dan 3,5 Ah yang dijual dengan harga Rp198 ribu. So, tertarik mencoba menggunakan aki lithium di motor kesayanganmu?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dwi Agustiar
EditorDwi Agustiar
Follow Us

Latest in Automotive

See More

Jadwal SIM Keliling Tangerang 9—15 Februari 2026, Cek Lokasinya

09 Feb 2026, 11:45 WIBAutomotive