ilustrasi perempuan naik motor (pexels.com/Stephen Leonardi)
Cara terbaik untuk mengurangi risiko kemasukan debu adalah menggunakan helm dengan visor yang tertutup dengan baik. Visor membantu melindungi mata dari debu, kerikil kecil, serangga, serta benda asing lain yang bisa datang dari arah depan.
Jika menggunakan helm tanpa pelindung wajah yang memadai, kacamata pelindung dapat menjadi pilihan tambahan. Pastikan perlengkapan tersebut bersih dan tidak mengganggu pandangan. Visor yang buram atau penuh goresan juga perlu diperhatikan karena dapat mengurangi visibilitas, terutama saat berkendara pada malam hari.
Apabila mata tetap terasa sangat sakit, merah berlebihan, terus berair, penglihatan menjadi kabur, atau ada benda yang terlihat menempel dan sulit dikeluarkan, jangan memaksakan diri untuk mengambilnya sendiri. Segera cari bantuan tenaga medis agar mata dapat diperiksa dengan aman.
Mata merupakan salah satu bagian tubuh yang sangat penting saat berkendara. Gangguan kecil seperti kemasukan debu bisa langsung mengurangi konsentrasi dan membuat pandangan terganggu. Karena itu, jangan menganggap sepele rasa perih yang muncul secara tiba-tiba.
Intinya, ketika mata kemasukan debu saat naik motor, segera menepi di tempat aman, jangan menggosok mata, dan bersihkan dengan cara yang tepat. Menggunakan helm dengan visor atau pelindung mata yang baik juga dapat membantu mengurangi risiko kejadian serupa selama perjalanan.