Comscore Tracker

Cek Busi Sebelum Musim Hujan, Supaya Motor Gak Mogok di Tengah Jalan

Antisipasi sebelum bermotor ria di musim hujan

Jakarta, IDN Times - Percikan yang dihasilkan busi berperan untuk menyalakan campuran udara dan bahan bakar yang mudah terbakar di dalam mesin. Karenanya, busi menjadi komponen penting di sepeda motor. Busi yang rusak dapat menurunkan dan membatasi performa mesin hingga menyebabkan mesin tidak dapat dihidupkan.

Memasuki musim hujan, busi harus rajin-rajin diperiksa dan diganti bila perlu. Berikut adalah cara untuk mengetahui performa busi motormu!

Baca Juga: 6 Tips Merawat Sepeda Listrik, Jangan Samakan dengan Sepeda Biasa Ya!

1. Cek menggunakan alat tester busi

Cek Busi Sebelum Musim Hujan, Supaya Motor Gak Mogok di Tengah Jalanamazon.com

Salah satu cara untuk mengecek busi motor bisa menggunakan alat tester busi motor. Alat ini dilengkapi dengan bohlam kecil yang akan menyala, apabila menerima tegangan listrik dari busi motor.

Alat tester busi motor ini mudah ditemukan di e-commerce mulai dari Rp58 ribu. Keuntungan dari menggunakan alat tester busi ini adalah lebih menghemat waktu dan cara lebih aman untuk mengetes busi motor.

2. Cek dengan melihat tampilan busi

Cek Busi Sebelum Musim Hujan, Supaya Motor Gak Mogok di Tengah JalanCar From Japan

Pemilik motor bisa memerhatikan warna di ujung isolator busi dekat elektroda. Idealnya, isolator berwarna cokelat muda. Ini menunjukkan bahwa mesin dan sistem bahan bakar beroperasi dengan baik.

Ujung isolator yang tampak basah dan berwarna cokelat tua merupakan indikasi bahwa lebih banyak bahan bakar yang masuk ke ruang silinder.

Isolator berwarna putih pucat bisa menunjukkan lebih banyak udara dari pada bahan bakar. Ini menyebabkan silinder terlalu panas.

Kerusakan pada busi, seperti isolator atau elektroda yang terkelupas dapat menunjukkan adanya partikel asing atau endapan di ruang  bakar.

Penyebab lain dari kerusakan pada busi juga bisa jadi karena penggunaan torsi  yang salah atau busi terjatuh ke permukaan yang keras sebelum pemasangan.

3. Melihat kilometer motor

Cek Busi Sebelum Musim Hujan, Supaya Motor Gak Mogok di Tengah Jalanflickr.com/Adrian Black

Selain dengan inspeksi visual, kebutuhan untuk mengganti busi dapat dilakukan berdasarkan jumlah kilometer yang sudah ditempuh motor.

Busi motor biasanya disarankan diganti di 6.000 kilometer. Busi motor yang aus membuat elektroda jadi lebih membulat dan meningkatkan jarak gap busi. Semakin besar jaraknya maka semakin besar pula tegangan yang dibutuhkan untuk menimbulkan percikan api.

Ini bisa merusak beberapa komponen sistem pengapian seperti rotor, tutup distributor, kabel pengapian, hingga koil pengapian.

Baca Juga: Ini 4 Alasan Kenapa Motor-motor Tua Tetap Lestari

Topic:

  • Rochmanudin
  • Jumawan Syahrudin

Berita Terkini Lainnya