Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Motor Listrik Lama Tidak Dipakai, Bagaimana Nasib Baterainya?
ilustrasi motor listrik (unsplash/om kamath)
  • Baterai motor listrik tetap mengalami self-discharge saat kendaraan terparkir, dan membiarkannya kosong terlalu lama dapat menyulitkan pengisian kembali.
  • Penyimpanan jangka panjang sebaiknya menghindari baterai 100 persen maupun hampir kosong, dengan level daya dan pemeriksaan berkala mengikuti rekomendasi produsen.
  • Simpan motor di tempat teduh, kering, dan bersirkulasi baik; sebelum digunakan lagi, cek indikator baterai serta peringatan sistem kelistrikan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Motor listrik yang lama diam di garasi tetap memakai sedikit isi baterai. Kalau baterai dibiarkan kosong sekali, nanti bisa susah diisi lagi. Baterai juga jangan penuh terus. Motor sebaiknya disimpan di tempat teduh dan kering, tidak panas. Sesekali, lihat isi baterainya dan ikuti aturan dari pembuat motor.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Motor listrik yang lama terparkir di garasi bukan berarti baterainya ikut “beristirahat” sepenuhnya. Meski kendaraan tidak digunakan, baterai tetap mengalami proses kimia secara perlahan yang membuat kapasitasnya berkurang.

Karena itu, motor listrik yang lama tidak dipakai tetap membutuhkan perhatian. Cara menyimpan kendaraan, tingkat daya baterai, hingga kondisi tempat parkir bisa menentukan apakah baterai tetap sehat atau justru mengalami penurunan performa.

1. Baterai tetap mengalami pengurangan daya

ilustrasi baterai motor listrik (unsplash/kumpan electric)

Ketika motor listrik tidak digunakan dalam waktu lama, baterai tetap mengalami self-discharge atau penurunan daya secara perlahan. Besarnya penurunan bergantung pada jenis baterai, sistem pengelolaan baterai, suhu lingkungan, serta kondisi kendaraan ketika disimpan.

Jika motor ditinggalkan sampai baterainya benar-benar kosong, kondisinya bisa menjadi lebih berisiko. Pada tingkat daya yang terlalu rendah, sistem perlindungan baterai dapat masuk ke kondisi tertentu sehingga proses pengisian kembali menjadi lebih sulit. Karena itu, motor listrik yang jarang digunakan sebaiknya tidak dibiarkan berbulan-bulan tanpa pemeriksaan kondisi baterai.

2. Jangan menyimpan baterai dalam kondisi ekstrem

ilustrasi motor listrik (unsplash/om kamath)

Menyimpan motor dengan baterai penuh 100 persen dalam waktu sangat lama juga bukan pilihan ideal. Sebaliknya, membiarkan baterai berada pada kondisi hampir kosong juga dapat meningkatkan risiko baterai mengalami penurunan kondisi selama masa penyimpanan.

Untuk penyimpanan jangka panjang, ikuti rekomendasi produsen mengenai tingkat daya yang disarankan. Setiap motor listrik bisa memiliki ketentuan berbeda karena jenis baterai dan sistem pengelolaannya tidak selalu sama. Pemeriksaan berkala juga penting untuk memastikan kapasitas baterai tidak turun terlalu rendah selama kendaraan tidak digunakan.

3. Suhu tempat penyimpanan ikut menentukan

ilustrasi motor listrik (unsplash/ather energy)

Temperatur menjadi faktor penting dalam menjaga kesehatan baterai motor listrik. Garasi yang panas atau motor yang terus-menerus terkena paparan sinar matahari dapat membuat temperatur baterai meningkat. Jika berlangsung dalam waktu lama, panas dapat mempercepat proses degradasi baterai.

Idealnya, motor listrik disimpan di tempat yang teduh, kering, dan memiliki sirkulasi udara yang baik. Sebelum motor kembali digunakan setelah lama terparkir, periksa indikator baterai dan pastikan tidak ada tanda peringatan pada sistem kelistrikan. Jika daya turun jauh dari kondisi terakhir atau motor tidak merespons saat diaktifkan, sebaiknya jangan memaksakan pengisian atau penggunaan dan periksa sesuai prosedur yang diberikan produsen.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article