ilustrasi aki motor bermasalah (pexels.com/Andrea Piacquadio)
Motor susah starter tidak selalu berarti aki atau dinamo starter rusak. Kabel yang longgar, konektor berkarat, sekring bermasalah, hingga relay starter yang mengalami gangguan juga dapat membuat aliran listrik tidak sampai dengan baik.
Pemeriksaan sederhana bisa dimulai dari melihat kondisi terminal aki. Pastikan tidak ada kerak berlebihan, baut terminal terpasang kencang, dan kabel tidak terlihat putus atau terkelupas. Sambungan yang buruk dapat membuat starter terasa lemah meski aki sebenarnya masih cukup baik.
Sistem pengisian juga penting diperiksa jika aki berulang kali tekor. Bisa jadi aki bukan sumber masalah utama, melainkan tidak mendapatkan pengisian yang cukup saat mesin hidup akibat gangguan pada spul atau regulator rectifier.
Jika pemeriksaan dasar tidak menemukan penyebabnya, lakukan pengecekan di bengkel menggunakan alat yang sesuai. Tegangan aki, arus pengisian, serta kondisi dinamo starter dapat diperiksa agar penggantian komponen tidak dilakukan hanya berdasarkan dugaan.
Jadi, motor susah starter tidak selalu otomatis berarti aki harus diganti. Kenali gejalanya, periksa sumber kelistrikan, dan pastikan penyebabnya terlebih dahulu agar perbaikan lebih tepat dan biaya tidak terbuang sia-sia.