Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Tips Berkendara Motor Saat Puasa agar Tetap Aman dan Fokus

Tips Berkendara Motor Saat Puasa agar Tetap Aman dan Fokus
Ilustrasi riding motor di bulan Ramadan (Dok. YIMM)

Jakarta, IDN Times - Bulan Ramadan membuat pola aktivitas masyarakat berubah, termasuk dalam hal mobilitas sehari-hari.

Waktu perjalanan kerap menyesuaikan dengan jadwal sahur, jam kerja, hingga momen menjelang berbuka puasa yang biasanya membuat lalu lintas menjadi lebih padat dari biasanya.

Kondisi tersebut menuntut pengendara untuk tetap menjaga konsentrasi dan kondisi fisik agar perjalanan tetap aman. Terlebih bagi pengendara sepeda motor yang harus menghadapi langsung kondisi jalan dan cuaca selama berpuasa.

Menurut Trainer Yamaha Riding Academy Indonesia, Muhammad Arief, pengendara perlu lebih peka terhadap kondisi tubuh selama menjalankan ibadah puasa.

“Selama bulan puasa, pengendara perlu lebih peka terhadap kondisi tubuhnya sendiri karena seperti kelelahan, dehidrasi, dan menurunnya konsentrasi bisa meningkatkan risiko saat berkendara,” ujarnya, Rabu (4/3/2026).

1. Persiapkan kondisi fisik sejak sahur

IMG_0030.jpeg
Butuh konsentrasi agar tetap fokus (Dok. YIMM)

Kondisi fisik menjadi faktor utama yang menentukan keamanan saat berkendara selama Ramadan. Pengendara disarankan mengonsumsi makanan bergizi saat sahur serta memastikan kebutuhan cairan tubuh terpenuhi agar tidak mudah mengalami dehidrasi ketika beraktivitas di siang hingga sore hari.

Selain itu, tambahan vitamin juga bisa membantu menjaga stamina selama beraktivitas. Dengan kondisi tubuh yang tetap bugar, pengendara dapat mempertahankan konsentrasi dan respons yang baik saat menghadapi berbagai situasi di jalan.

2. Kelola waktu perjalanan agar tidak terburu-buru

ilustrasi riding motor Yamaha Filano (dok. Yamaha)
ilustrasi riding motor Yamaha Filano (dok. Yamaha)

Manajemen waktu juga menjadi kunci penting saat berkendara di bulan puasa. Pada jam menjelang berbuka, kondisi lalu lintas biasanya lebih padat sehingga pengendara disarankan berangkat lebih awal untuk menghindari kebiasaan terburu-buru di jalan.

Jika masih berada di perjalanan ketika waktu berbuka tiba, pengendara juga dianjurkan membawa bekal makanan ringan dan air mineral. Hal ini memungkinkan pengendara untuk berhenti sejenak di tempat yang aman guna membatalkan puasa sebelum melanjutkan perjalanan.

3. Jaga emosi dan gunakan perlengkapan berkendara

Ilustrasi riding naik Yamaha Aerox (Dok. YIMM)
Ilustrasi riding naik Yamaha Aerox (Dok. YIMM)

Kepadatan lalu lintas saat sore hari kerap memicu emosi pengendara. Karena itu, penting untuk tetap fokus, menjaga emosi, serta menghindari akselerasi mendadak maupun pengereman keras agar perjalanan tetap aman dan nyaman bagi semua pengguna jalan.

Penggunaan perlengkapan berkendara juga tidak boleh diabaikan. Helm, jaket, sarung tangan, celana panjang, dan sepatu dapat membantu meminimalkan risiko cedera jika terjadi insiden. Pilih perlengkapan yang nyaman dan tidak terlalu panas agar energi tubuh tetap terjaga selama berkendara saat berpuasa.

Share
Topics
Editorial Team
Dwi Agustiar
EditorDwi Agustiar
Follow Us

Latest in Automotive

See More

Kenapa Banyak Orang Mabuk Saat Berkendara di Jalan Berliku-liku?

05 Mar 2026, 18:05 WIBAutomotive