Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

7 Ide Bisnis Buat Kamu yang Suka Yapping dan Gak Bisa Diam!

Ilustrasi customer service
Ilustrasi customer service (pexels.com/MART PRODUCTION)
Intinya sih...
  • Bisnis live selling bergantung pada kemampuan berbicara tanpa henti dan responsif.
  • Jasa host acara membutuhkan kemampuan mengatur alur, mencairkan suasana, dan spontan dalam berbicara.
  • Bisnis agen atau makelar cocok untuk orang yang suka ngobrol dan punya banyak kenalan.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Tidak semua orang diciptakan untuk kerja tenang, minim interaksi, dan fokus sendirian berjam-jam. Ada tipe orang yang justru hidup saat bisa ngobrol, bercanda, debat ringan, atau sekadar curhat. Kalau kamu termasuk yang suka yapping dan rasanya capek kalau harus diam terlalu lama, itu bukan kebiasaan buruk.

Faktanya, banyak model bisnis yang justru butuh orang cerewet, komunikatif, dan cepat nyambung dengan orang lain. Di dunia bisnis, kemampuan berbicara, membangun suasana, dan menciptakan rasa dekat sering kali lebih berharga daripada sekadar produk. Berikut beberapa ide bisnis yang cocok untuk kamu yang nggak bisa diam. Scroll di bawah ini!

1. Live seller

Ilustrasi live streaming
Ilustrasi live streaming (pexels.com/Antoni Shkraba Studio)

Bisnis live selling sangat bergantung pada kemampuan berbicara tanpa henti. Host yang aktif ngobrol, responsif, dan ekspresif cenderung lebih disukai penonton dibanding yang kaku. Di sinilah kebiasaan yapping jadi senjata utama karena suasana live harus terasa hidup dan akrab.

Selain menjelaskan produk, kamu juga dituntut untuk menjawab pertanyaan, menanggapi komentar, dan menjaga emosi penonton tetap positif. Semakin nyaman orang ngobrol denganmu, semakin besar peluang mereka percaya dan membeli. Banyak brand bahkan lebih mementingkan karakter host daripada latar belakang pendidikannya.

2. Jasa host acara

Ilustrasi host acara
Ilustrasi host acara (pexels.com/Kathrine Joy Sorongon)

Kalau kamu nyaman bicara di depan banyak orang, menjadi host acara atau moderator bisa jadi bisnis jangka panjang. Acara sekecil apapun butuh orang yang bisa mengatur alur, mencairkan suasana, dan menjaga energi peserta. Kemampuan ngomong spontan sangat penting di sini.

Bisnis ini tidak butuh modal besar, tapi butuh jam terbang. Kamu bisa mulai dari acara komunitas, ulang tahun, atau gathering kecil. Semakin sering tampil, semakin terasah gaya bicaramu. Lama-lama, reputasi yang bekerja untukmu.

3. Bisnis agen atau makelar

ilustrasi negosiasi
ilustrasi negosiasi (freepik.com/freepik)

Bisnis agen atau makelar sangat cocok untuk kamu yang suka ngobrol dan punya banyak kenalan. Tugas utamanya adalah menghubungkan orang yang butuh dengan orang yang menyediakan jasa atau barang. Semakin luas relasimu, semakin besar peluang transaksi.

Di bisnis ini, kepercayaan dibangun lewat komunikasi. Orang akan memilih agen yang enak diajak ngobrol dan responsif. Modal utamanya bukan uang, tapi kemampuan membangun hubungan dan menjaga kepercayaan.

4. Jasa customer service

Ilustrasi customer service
Ilustrasi customer service (pexels.com/MART PRODUCTION)

Banyak bisnis butuh admin yang bukan sekadar membalas chat, tapi juga bisa membangun hubungan baik dengan pelanggan. Kalau kamu sabar ngobrol dan suka menjelaskan panjang lebar, posisi ini sangat cocok. Terutama untuk bisnis online yang mengandalkan kepercayaan.

Kamu bisa menawarkan jasa ini secara freelance ke UMKM atau brand kecil. Dengan gaya komunikasi yang hangat dan responsif, pelanggan merasa dihargai. Hasilnya, repeat order meningkat dan klien akan mempertahankan jasamu dalam jangka panjang.

5. Content creator

ilustrasi content creator
ilustrasi content creator (freepik.com/freepik)

Kalau kamu suka ngomel, cerita panjang, atau berbagi pendapat, menjadi content creator bisa jadi pilihan tepat. Platform seperti TikTok, Instagram, atau podcast sangat menghargai konten berbasis storytelling dan obrolan ringan. Kamu tidak harus selalu informatif, yang penting jujur dan relate.

Dengan konsistensi, audiens akan datang karena merasa terhubung. Dari sini, peluang monetisasi terbuka lebar, mulai dari endorse, afiliasi, sampai kerja sama brand. Banyak kreator sukses bukan karena paling pintar, tapi karena paling bisa ngobrol dengan audiensnya.

6. Podcaster

Ilustrasi podcaster
Ilustrasi podcaster (pexels.com/George Milton)

Podcast dan talkshow online hidup dari obrolan. Semakin mengalir, natural, dan relatable pembahasannya, semakin betah orang mendengarkan. Kalau kamu suka ngomong panjang dan bisa membawa topik ringan jadi menarik, ini ladang yang pas.

Kamu tidak harus selalu ahli di satu bidang. Banyak podcast sukses karena obrolannya terasa seperti ngobrol di warung kopi. Dari sini, peluang sponsor, kerja sama brand, hingga monetisasi platform bisa berkembang seiring bertambahnya pendengar setia.

7. Reviewer

Ilustrasi reviewer
Ilustrasi reviewer (freepik.com/Wiroj Sidhisoradej)

Kalau kamu suka komentar jujur dan panjang soal pengalaman pakai sesuatu, jadi reviewer bisa dipertimbangkan. Banyak orang mencari opini yang apa adanya sebelum membeli.

Dengan gaya bicara yang santai dan tidak dibuat-buat, review terasa lebih dipercaya. Selama konsisten dan autentik, audiens akan datang. Dari situ, peluang kolaborasi terbuka lebar.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Nabila Inaya
EditorNabila Inaya
Follow Us

Latest in Business

See More

5 Tips Perencanaan Keuangan di Usia 20-an untuk Masa DepanĀ Ā 

14 Jan 2026, 22:00 WIBBusiness