Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Ada Job Fair Online OLX, 1.300 Lowongan Butuh Pegawai Cepat!
ilustrasi pencari kerja (jobseeker) (IDN Times/Aditya Pratama)
  • OLX menggelar Job Fair Online 2026 hingga 26 April dengan lebih dari 1.300 lowongan kerja dan 800 posisi freelance untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja cepat.
  • Data Kemenaker mencatat 8.389 pekerja terdampak PHK pada kuartal I-2026, sementara aktivitas pencari kerja di OLX naik 46 persen dan melonjak 140 persen setelah Lebaran.
  • Direktur OLX, Agung Iskandar, menyebut job fair online mempermudah proses rekrutmen lewat fitur Cari, Chat, dan Kirim CV agar pelamar bisa terhubung langsung dengan perusahaan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - OLX menggelar bursa kerja atau OLX Job Fair Online 2026 yang berlangsung sampai Minggu, (26/4/2026). Dalam job fair tahun ini, terdapat lebih dari 1.300 lowongan pekerjaan yang membutuhkan tenaga kerja cepat, serta 1.200 lowongan paling banyak dicari.

Tak hanya itu, bagi pencari kerja yang mengincar fleksibilitas, terdapat lebih dari 800 lowongan pekerja lepas atau freelance.

1. Jumlah pencari kerja sesudah Lebaran naik

ilustrasi pencari kerja (IDN Times/Aditya Pratama)

Selaras dengan dinamika pasar kerja diawal tahun, data Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) menunjukan sebanyak 8.389 tenaga kerja terdampak kebijakan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sepanjang kuartal I-2026.

PHK terbanyak terjadi pada bulan Januari yang mencapai 4.590 tenaga kerja. Sementara itu, jika mengacu pada data internal OLX, tercatat adanya peningkatan aktivitas pengguna di kategori Jasa dan Lowongan Pekerjaan sepanjang kuartal I-2026.

Pertumbuhan ini tercermin dari peningkatan volume aktivitas sebesar 46 persen pada Maret dibandingkan Januari 2026. Tren jumlah pencari kerja sesudah Lebaran juga menunjukkan peningkatan signifikan. Tepatnya pada minggu ketiga setelah Lebaran, jumlah rata-rata pencari kerja naik lebih dari 140 persen dibandingkan saat Lebaran.

Jika dilihat lebih dalam, rata-rata jumlah pencari kerja pada kuartal I tahun ini mencapai lebih dari 523 ribu orang di OLX.

2. Jenis posisi yang paling banyak dicari

ilustrasi lowongan kerja (IDN Times/Nathan Manaloe)

Adapun lowongan kerja yang paling banyak diincar adalah posisi administrasi, marketing sales, freelance, driver, dan SPG/SPB.

Pada saat yang sama, lowongan kerja yang tersedia pada kuartal I-2026 tersebut hanya sekitar 43 ribu pekerjaan, di mana pekerjaan yang paling banyak dibutuhkan adalah posisi marketing sales, disusul setelahnya berturut-turut administrasi, freelance, driver, dan SPG/SPB, tak jauh beda dengan minat para pencari kerja.

Dengan demikian, perbandingan antara lowongan pekerjaan dan pencari kerja yang tersedia adalah 1:12. Artinya, 1 pekerjaan diincar oleh 12 orang.

Adapun area terbanyak yang menyediakan lowongan pekerjaan adalah Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Timur, Sumatra Utara dan Bali. Sedangkan, pencari kerja terbanyak datang dari Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Banten.

3. Online job fair jadi solusi

ilustrasi lowongan kerja (IDN Times/Nathan Manaloe)

Melihat besarnya jumlah pencari kerja, Direktur OLX, Agung Iskandar mengatakan pihaknya berupaya memberikan solusi konkret.

“Melihat dinamika pasar tenaga kerja yang terus berkembang, tahun ini OLX menggelar OLX Job Fair Online dengan kemudahan 3C: Cari lowongan pekerjaan, lalu langsung Chat jika tertarik dengan lowongan yang ada, selanjutnya langsung Kirim CV melalui platform OLX,” kata Agung dikutip Rabu, (22/4/2026).

Dia mengatakan, online job fair akan memangkas proses rekrutmen yang terlalu lama.

“Sehingga memungkinkan pencari kerja berinteraksi langsung dengan perusahaan dan mengirimkan profil mereka hanya dalam hitungan detik,” ujar Agung.

Keberhasilan program itu mengacu pada capaian positif job fair tahun sebelumnya from online to offline, yang diselenggarakan di Jakarta Selatan pada Oktober 2025. Gelaran itu menarik minat 1.700 pelamar untuk 172 posisi yang tersedia.

Editorial Team