Angka penjualan yang besar sering dianggap sebagai tanda bahwa bisnis sedang berada dalam kondisi sehat dan terus berkembang. Padahal, omzet tinggi belum tentu menunjukkan keuntungan yang benar-benar optimal karena setiap produk memiliki struktur biaya, margin, dan kontribusi laba yang berbeda. Tanpa perhitungan yang lebih terperinci, produk yang terlihat laris bahkan dapat menyembunyikan beban biaya yang cukup besar.
Mengukur profit atau laba per produk membantu pemilik bisnis melihat performa usaha dengan sudut pandang yang jauh lebih tajam. Data tersebut dapat menunjukkan produk mana yang benar-benar menghasilkan keuntungan dan mana yang sekadar menyumbang angka penjualan tanpa memberikan margin memadai. Supaya keputusan bisnis gak hanya bergantung pada besarnya omzet, yuk pahami alasan penting mengukur laba setiap produk secara terpisah.
