ilustrasi petani (pexels.com/Rattasat)
Selain komoditas pangan mentah, otoritas perdagangan mengawasi pergerakan harga aneka barang kebutuhan konsumsi harian, terutama makanan, minuman, dan kebutuhan sehari-hari yang memanfaatkan bahan baku pertanian hulu, serta produk pertanian seperti tanaman minyak. Pertemuan telah dilakukan bersama para produsen produk esensial, seperti sabun, pasta gigi, dan sampo, demi memastikan kecukupan produksi tanpa adanya rencana kenaikan harga. Namun, penghentian diskon promosi pada sejumlah produk diakui sempat membuat harga eceran sedikit merangkak naik.
Sementara itu, kalangan pedagang grosir dan pengecer diminta menggelar program promosi secara bergantian pada produk-produk terpilih. Pada tahun anggaran 2026, Departemen Perdagangan Dalam Negeri menjalankan empat pendekatan utama, termasuk pengelolaan hasil tani dan mekanisme rantai nilai untuk jagung pakan, kelapa sawit, singkong, serta pisang. Dilansir The Nation, pemerintah juga mendampingi keberlanjutan petani lewat proyek Khao Praneet, membuka titik pembelian kelapa, serta menekan beban biaya hidup warga sebesar 816,54 juta baht lewat bazar Thong Fah dan program Thais Help Thais Plus.