ilustrasi Apple Support (apple.com)
Perbedaan pandangan muncul mengenai nasib 90 karyawan yang terdampak penutupan ini. Pada umumnya, jika sebuah toko Apple tutup, karyawan akan otomatis dipindahkan ke toko terdekat. Namun, khusus untuk karyawan di Towson yang tergabung dalam serikat pekerja, Apple mewajibkan mereka melamar ulang untuk posisi yang tersedia di tempat lain.
Apple berargumen bahwa aturan ini diterapkan berdasarkan kesepakatan kontrak kerja bersama yang sudah ditandatangani dengan serikat pekerja. Perusahaan mengeklaim bahwa draf kontrak tersebut membatasi mereka untuk memindahkan staf secara otomatis. Namun, pihak serikat pekerja menolak keras alasan ini dan menyebutnya tidak berdasar.
Kevin Gallagher, perwakilan dari serikat pekerja, menyatakan bahwa pihaknya akan mengambil langkah untuk melindungi karyawan.
"Serikat pekerja akan melihat setiap pilihan yang tersedia untuk membela para anggotanya," kata Gallagher, dilansir The Street.
Sebagian karyawan merasa kecewa karena di lokasi lain yang tidak memiliki serikat pekerja, rekan-rekan mereka langsung mendapatkan kepastian penempatan kerja baru tanpa tes ulang. Hal ini memunculkan asumsi bahwa ada perlakuan berbeda dari Apple terhadap karyawan yang memilih berorganisasi.