Pengamat pasar uang Ibrahim Assuaibi menyoroti sentimen pasar sangat terpukul oleh kegagalan perundingan perdamaian antara AS dan Iran. Presiden AS Donald Trump pun telah menginstruksikan Angkatan Laut AS untuk memblokade Selat Hormuz mulai Senin. Langkah tersebut diambil setelah perundingan panjang gagal mencapai kesepakatan, yang secara otomatis membahayakan gencatan senjata dua minggu yang selama ini sudah sangat rapuh.
Komando Pusat AS menegaskan bahwa pasukan mereka akan menyetop seluruh lalu lintas maritim yang keluar-masuk pelabuhan Iran, tanpa terkecuali bagi kapal dari negara manapun. Meski kapal yang menuju pelabuhan non-Iran tetap diberikan kebebasan navigasi, Garda Revolusi Iran langsung merespons keras.
"Garda Revolusi Iran mengatakan pada hari Minggu bahwa setiap kapal militer yang mencoba mendekati Selat Hormuz akan dianggap sebagai pelanggaran gencatan senjata dan akan ditindak dengan keras dan tegas," kata Ibrahim.