Bahlil Bacakan Pidato Prabowo di Hadapan Delegasi Dagang Internasional

Bahlil mewakili Prabowo membacakan sambutan pada pembukaan TEI ke-41 karena Presiden berhalangan hadir.
Pemerintah mendorong hilirisasi, penyederhanaan prosedur ekspor, dan perluasan akses pasar bagi produk Indonesia.
TEI 2026 menargetkan transaksi 17,5 miliar dolar AS dengan 16.885 calon pembeli terdaftar.
Jakarta, IDN Times - Menteri Koordinator Hilirisasi dan Transisi Energi Bahlil Lahadalia membuka sambutan Presiden Prabowo Subianto di hadapan pelaku usaha dan delegasi perdagangan internasional dengan menyampaikan permohonan maaf.
Pria yang juga menjabat sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) itu menyampaikan Prabowo berhalangan hadir dalam pembukaan Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 di ICE BSD City, Tangerang, Banten, Rabu (14/10/2026).
"Sekiranya Bapak Presiden harus yang hadir sendiri di acara ini, namun karena ada satu dan lain hal sehingga kami diperintahkan untuk mewakili Bapak Presiden dalam membacakan sambutan. Karena itu Bapak Presiden memohon maaf," kata Bahlil mengawali sambutannya.
Suasana sempat mencair ketika Bahlil menyebut Zulkifli Hasan, Menteri Koordinator Bidang Pangan yang sebelumnya menjabat Menteri Perdagangan. Bahlil menyebut Zulhas masih menjadi Menteri Perdagangan (Mendag) secara de facto, sedangkan Budi Santoso kini meneruskan jabatan tersebut.
Setelah menyapa para tamu, Bahlil mengingatkan dirinya harus membacakan sambutan sesuai naskah. Dia kemudian melanjutkan pidato dengan membawa pesan pemerintah tentang perdagangan, hilirisasi, dan upaya memperluas pasar ekspor Indonesia.
"Ini mohon maaf saya harus baca, tidak boleh kurang dan tidak boleh tambah. Nanti kalau saya tambah ada gerakan tambahan, nanti kalau saya kurangi pun pasti akan dicatat," ujarnya.
1. Hilirisasi jadi andalan untuk meningkatkan nilai ekspor

Menteri Koordinator Hilirisasi dan Transisi Energi Bahlil Lahadalia dalam pembukaan Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 di ICE BSD City, Tangerang, Banten, Rabu (14/10/2026). (YouTube/Trade Expo Indonesia) Dalam sambutan Presiden yang dibacakannya, Bahlil menyoroti pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,45 persen pada semester I-2026. Dia juga menyampaikan surplus neraca perdagangan sebesar 7,25 miliar dolar AS sepanjang Januari hingga Agustus 2026.
Pada periode yang sama, nilai ekspor Indonesia mencapai 193,6 miliar dolar AS, tumbuh 4,74 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
"Capaian ini harus kita tingkatkan untuk berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi," kata Bahlil.
Pemerintah ingin meningkatkan kontribusi ekspor terhadap perekonomian, sekaligus memastikan kekayaan sumber daya alam Indonesia memberikan nilai tambah lebih besar.
"Saat ini pemerintah menggalakkan ekspor yang bernilai tambah tinggi dengan hilirisasi dan industrialisasi sumber daya alam Indonesia," tutur Bahlil.
Melalui langkah tersebut, Indonesia mendorong pengolahan sumber daya alam agar menghasilkan produk bernilai tambah tinggi, bukan sekadar mengandalkan penjualan bahan mentah.
Bahlil juga menyampaikan agenda kerja sama dengan negara lain untuk meningkatkan investasi, mengembangkan transisi energi, dan memperkuat teknologi digital sebagai fondasi ekonomi masa depan.
2. Bahlil singgung pertek yang menghambat ekspor

Menteri Koordinator Hilirisasi dan Transisi Energi Bahlil Lahadalia dalam pembukaan Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 di ICE BSD City, Tangerang, Banten, Rabu (14/10/2026). (YouTube/Trade Expo Indonesia) Setelah membahas hilirisasi, sambutan berlanjut pada upaya memperluas pasar bagi produk Indonesia. Pemerintah menyoroti peluang perdagangan di kawasan Afrika, Amerika Latin, Asia Selatan, dan Eropa Timur melalui perjanjian perdagangan bebas.
Namun, perluasan akses pasar tidak cukup hanya dengan menandatangani perjanjian. Bahlil menekankan kesepakatan perdagangan harus benar-benar dimanfaatkan eksportir dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
"Setiap perjanjian perdagangan internasional harus konkret dan langsung berdampak pada rakyat. Jangan hanya teken-teken MoU, tapi harus bisa direalisasikan MoU tersebut. Ini juga ada ditulis (di naskah sambutan) ini Pak Zul," ujarnya.
Bahlil menyampaikan pandangannya sendiri mengenai prosedur ekspor. Dia meminta agar proses ekspor tidak berbelit-belit dan persetujuan teknis (Pertek) yang menghambat segera disederhanakan.
Pernyataan tersebut menjadi salah satu bagian yang secara jelas dibedakan Bahlil dari naskah sambutan Presiden. Dia menyatakan desakan untuk menyederhanakan Pertek merupakan tambahan darinya sendiri.
"Prosedur ekspor jangan berbelit-belit. Pertek-pertek yang menghambat harus segera disimplifikasi untuk kemajuan ekspor. Itu saya tambah sendiri," tuturnya.
Selain prosedur, akses pembiayaan dan asuransi ekspor dengan biaya terjangkau juga menjadi perhatian. Pemerintah turut menyoroti promosi produk Indonesia di luar negeri serta dukungan bagi UMKM dan koperasi agar dapat masuk ke dalam rantai nilai global.
Pada akhirnya, kebijakan perdagangan tersebut diarahkan untuk memperluas kesempatan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, memperkuat konsumsi domestik, dan menjangkau daerah-daerah.
3. Target transaksi TEI 2026 sebesar 17,5 miliar dolar AS

Menteri Koordinator Hilirisasi dan Transisi Energi Bahlil Lahadalia dalam pembukaan Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 di ICE BSD City, Tangerang, Banten, Rabu (14/10/2026). (YouTube/Trade Expo Indonesia) Pesan mengenai peningkatan ekspor itu kemudian berlanjut pada target penyelenggaraan TEI tahun ini. Bahlil menyampaikan pemerintah membidik total transaksi sebesar 17,5 miliar dolar AS.
Target tersebut lebih tinggi daripada target TEI 2025 yang berada di atas 16 miliar dolar AS. Namun, realisasi transaksi pada penyelenggaraan tahun lalu mencapai 22,8 miliar dolar AS.
Capaian tahun sebelumnya menjadi pembanding bagi target tahun ini. Bahlil menyampaikan harapan agar transaksi TEI 2026 dapat melampaui target yang telah ditetapkan.
Dia juga menyebut laporan panitia mengenai jumlah calon pembeli yang telah terdaftar. Sebanyak 16.885 calon pembeli tercatat mengikuti TEI 2026, termasuk 8.092 pembeli dari luar negeri yang berasal dari 134 negara.
Dalam sambutannya, Bahlil turut menyampaikan ucapan selamat kepada eksportir penerima penghargaan Primaniyarta, pembeli penerima penghargaan Primaduta, serta kepala daerah dan kepala perwakilan yang berperan dalam mendorong ekspor Indonesia.
"Sebelum saya melanjutkan beberapa pandangan saya sebagai Menko, saya baca dulu yang terakhir. Terima kasih. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Tertanda Presiden Republik Indonesia, Jenderal TNI Purnawirawan Prabowo Subianto," ucap Bahlil.






















