Jakarta, IDN Times - Menteri Koordinator Hilirisasi dan Transisi Energi Bahlil Lahadalia membuka sambutan Presiden Prabowo Subianto di hadapan pelaku usaha dan delegasi perdagangan internasional dengan menyampaikan permohonan maaf.
Pria yang juga menjabat sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) itu menyampaikan Prabowo berhalangan hadir dalam pembukaan Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 di ICE BSD City, Tangerang, Banten, Rabu (14/10/2026).
"Sekiranya Bapak Presiden harus yang hadir sendiri di acara ini, namun karena ada satu dan lain hal sehingga kami diperintahkan untuk mewakili Bapak Presiden dalam membacakan sambutan. Karena itu Bapak Presiden memohon maaf," kata Bahlil mengawali sambutannya.
Suasana sempat mencair ketika Bahlil menyebut Zulkifli Hasan, Menteri Koordinator Bidang Pangan yang sebelumnya menjabat Menteri Perdagangan. Bahlil menyebut Zulhas masih menjadi Menteri Perdagangan (Mendag) secara de facto, sedangkan Budi Santoso kini meneruskan jabatan tersebut.
Setelah menyapa para tamu, Bahlil mengingatkan dirinya harus membacakan sambutan sesuai naskah. Dia kemudian melanjutkan pidato dengan membawa pesan pemerintah tentang perdagangan, hilirisasi, dan upaya memperluas pasar ekspor Indonesia.
"Ini mohon maaf saya harus baca, tidak boleh kurang dan tidak boleh tambah. Nanti kalau saya tambah ada gerakan tambahan, nanti kalau saya kurangi pun pasti akan dicatat," ujarnya.
