ilustrasi pengangguran (Freepik.com/gntfreepik)
Selain itu, upah riil pekerja berketerampilan menengah dan tinggi tercatat menurun sekitar 1 persen–2 persen per tahun sejak 2018. Tekanan tersebut turut memengaruhi kemampuan kelompok kelas menengah untuk mempertahankan status ekonominya.
Bank Dunia mencatat proporsi pekerja yang memperoleh pendapatan setara kelas menengah turun signifikan dari 14,5 persenpada 2018 menjadi sekitar 7 persen pada 2025.
Menurut Bank Dunia, minimnya penciptaan lapangan kerja formal dengan upah yang memadai serta penurunan upah riil telah mendorong sebagian masyarakat kelas menengah turun ke kelompok rentan atau menuju kelas menengah.
"Tren ini menggarisbawahi adanya ketidaksesuaian struktural dalam perekonomian, di mana lapangan kerja baru terus tercipta, tetapi jumlah pekerjaan produktif dan berupah tinggi yang dibutuhkan untuk mendukung mobilitas sosial dan memperluas kelas menengah masih belum memadai," tulis Bank Dunia.