Jakarta, IDN Times - Sekretaris Jenderal Perhimpunan Peternak Sapi dan Kerbau Indonesia (PPSKI), Rochadi Tawaf, mengatakan menjelang Idul Adha tahun ini daya beli masyarakat terhadap sapi justru berkurang, tidak seperti tahun-tahun sebelumnya. Padahal jumlah permintaan masih tinggi.
Rochadi menduga hal itu terjadi karena adanya pergesaran permintaan pada tahun ini. Jika biasanya masyarakat membeli sapi berukuran besar untuk berkurban, kali ini sapi berukuran kecil yang banyak diburu.
"Jadi terjadi pergesaran, jadi sekarang ukuran yang kecil-kecil. Yang beratnya 250-300 kg yang laku. Di atas 350 kg itu sulit," katanya saat dihubungi IDN Times, Selasa (28/7/2020).
