Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Barang Sehari-hari yang Ikut Terdampak Kesepakatan Tarif AS-China

4 min read
5 Barang Sehari-hari yang Ikut Terdampak Kesepakatan Tarif AS-China
ilustrasi Amerika Serikat dan China (pexels.com/kaboompics)
  • AS dan China menurunkan tarif untuk barang senilai sekitar US$30 miliar dari masing-masing negara, mencakup produk industri sekaligus kebutuhan konsumsi sehari-hari.
  • Barang China yang mendapat perlakuan tarif lebih rendah di AS meliputi peralatan makan, mainan, tekstil rumah tangga, serta perangkat seperti microwave, pemanggang roti, dan setrika.
  • China menurunkan tarif bagi makanan AS, termasuk daging, susu, kopi, buah, sayuran, gandum, jagung, beras, dan minyak nabati, sehingga akses eksportir ke pasar China lebih terbuka.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Amerika Serikat dan China baru saja merilis daftar barang yang akan mendapat perlakuan tarif lebih rendah. Nilainya mencapai sekitar US$30 miliar untuk barang dari masing-masing negara. Menariknya, daftar tersebut tidak hanya berisi komoditas industri, tetapi juga sejumlah barang yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Barang seperti peralatan makan, mainan, selimut, dan perlengkapan rumah tangga masuk dalam daftar tersebut. China juga memasukkan berbagai produk AS seperti daging, susu, biji-bijian, kopi, teh, dan buah. Berbagai produk tersebut menunjukkan bahwa perubahan tarif dapat menyentuh perdagangan barang konsumsi yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Berikut beberapa barang sehari-hari yang terdampak oleh kesepakatan tarif terbaru AS-China.

  1. 1. Peralatan makan ikut masuk dalam daftar

    ilustrasi peralatan makan
    ilustrasi peralatan makan (pexels.com/RDNE Stock project)

    Peralatan makan menjadi salah satu kelompok barang China yang masuk daftar untuk pasar AS. Barang tersebut mencakup piring, cangkir, mangkuk, peralatan saji, dan berbagai perlengkapan dapur. Produk-produk ini termasuk barang konsumsi yang digunakan rumah tangga dan restoran setiap hari.

    Penurunan tarif dapat mengurangi sebagian biaya yang harus ditanggung importir AS ketika mendatangkan produk tersebut dari China. Importir kemudian memiliki beberapa pilihan, seperti mempertahankan margin, menekan biaya, atau menyesuaikan harga jual. Dampaknya bagi konsumen tetap bergantung pada besaran tarif yang akhirnya diterapkan dan keputusan masing-masing perusahaan.

  2. 2. Mainan anak juga terkena dampaknya

    ilustrasi mainan anak
    ilustrasi mainan anak (pexels.com/Jan van der Wolf)

    Berbagai jenis mainan dari China turut tercantum dalam daftar barang yang mendapat perlakuan tarif lebih rendah di AS. Kategorinya mencakup boneka, kereta atau kendaraan mainan, puzzle, serta beberapa mainan rekreasi lainnya. Produk tersebut tidak mencakup perangkat mainan yang menggunakan teknologi seperti Wi-Fi, Bluetooth, atau koneksi radio tertentu.

    Kelompok barang ini menarik karena berkaitan langsung dengan belanja rumah tangga dan musim liburan di AS. Tarif impor yang lebih rendah dapat membantu mengurangi biaya bagi perusahaan yang memasukkan mainan dari China. Meski begitu, harga di toko tidak otomatis turun karena masih dipengaruhi biaya produksi, pengiriman, distribusi, dan margin penjual.

  3. 3. Selimut dan perlengkapan rumah ikut tercakup

    ilustrasi kamar tidur
    ilustrasi kamar tidur (pexels.com/aksinfo7 universe)

    Kesepakatan tersebut juga mencakup berbagai produk tekstil dari China yang digunakan di rumah. Daftarnya antara lain selimut, seprai, taplak meja, serbet, tirai, sarung bantal, dan beberapa produk dekorasi berbahan tekstil. Barang-barang tersebut termasuk kategori produk rumah tangga yang relatif mudah ditemukan dalam aktivitas sehari-hari.

    Perubahan tarif dapat memengaruhi biaya ketika perusahaan AS mengimpor produk tekstil tersebut dari China. Jika beban tarif berkurang, perusahaan memiliki ruang lebih besar untuk mengatur biaya pengadaan dan harga jual. Namun, manfaat tersebut tidak selalu langsung terlihat karena perusahaan juga menghadapi biaya bahan baku, tenaga kerja, logistik, dan penyimpanan.

  4. 4. Produk makanan AS mendapat akses ke China

    ilustrasi supermarket
    ilustrasi supermarket (pexels.com/Marianne Tang)

    Dampak kesepakatan tidak hanya dirasakan dari barang China yang masuk ke AS. China memasukkan berbagai produk makanan AS dalam daftar yang mendapat perlakuan tarif lebih rendah, termasuk daging sapi, daging ayam, makanan laut, produk susu, madu, buah, sayuran, kopi, dan teh. China juga mencantumkan sejumlah komoditas seperti gandum, jagung, beras, dan minyak nabati.

    Perubahan ini dapat membuka akses yang lebih luas bagi eksportir makanan AS ke pasar China. Biaya masuk yang lebih rendah juga dapat membuat produk tersebut lebih kompetitif dibandingkan ketika tarif tambahan masih berlaku. Bagi konsumen China, bertambahnya pilihan pasokan dapat memengaruhi harga dan ketersediaan beberapa produk, meskipun dampaknya akan berbeda untuk setiap komoditas.

  5. 5. Peralatan rumah tangga ikut mendapat perhatian

    ilustrasi menggunakan microwave
    ilustrasi menggunakan microwave (freepik.com/freepik)

    Daftar barang China juga mencakup sejumlah peralatan rumah tangga dengan komponen listrik. Beberapa contohnya adalah microwave, pemanggang roti, pembuat kopi atau teh, setrika, senter, alat pencukur, serta beberapa peralatan pengolah makanan. Produk tersebut menunjukkan bahwa kesepakatan tidak hanya menyentuh barang dekorasi atau kebutuhan konsumsi sederhana.

    Bagi importir AS, tarif yang lebih rendah dapat mengurangi sebagian biaya ketika mendatangkan peralatan tersebut dari China. Kondisi itu dapat memberikan ruang bagi perusahaan untuk mengatur harga dan persediaan dengan lebih fleksibel. Namun, perubahan harga di tingkat konsumen tetap bergantung pada penerapan tarif dan biaya lain yang muncul sepanjang rantai distribusi.

    Kesepakatan tarif terbaru menunjukkan bahwa dampak hubungan dagang AS-China dapat menjangkau barang yang cukup dekat dengan kehidupan sehari-hari. Peralatan rumah tangga, mainan, tekstil, hingga produk makanan termasuk dalam daftar yang mendapat perhatian kedua negara. Meski begitu, daftar tersebut masih berfokus pada barang non-sensitive, sehingga perkembangan kebijakan terhadap sektor strategis masih menjadi perhatian.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Ambang Batas Jelang Pemilu 2029

Related Articles

See More