Jakarta, IDN Times – Bank Indonesia (BI) menegaskan pembiayaan harus lebih diarahkan untuk mendorong sektor produktif, bukan sekadar mengejar pertumbuhan kredit. Transformasi pembiayaan dinilai penting agar mampu meningkatkan produktivitas, menciptakan lapangan kerja, dan memperkuat daya saing dunia usaha.
Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti mengatakan untuk memastikan pembiayaan memberikan manfaat yang lebih besar bagi perekonomian, diperlukan transformasi dari sekadar mengejar pertumbuhan kredit menuju pembiayaan yang berkualitas, dari pembiayaan individual menuju pembiayaan berbasis ekosistem, serta dari berbagai program yang berjalan sendiri-sendiri menuju orkestrasi nasional melalui sinergi antarpemangku kepentingan.
"Dampak kebijakan harus dapat dirasakan manfaatnya oleh pelaku usaha, mulai dari perusahaan besar hingga pedagang, petani, pengrajin, dan wirausaha muda di berbagai daerah," ujar Destry dalam keterangan tertulis, Jumat (24/7/2026).
'
