Jakarta, IDN Times - Harga Bitcoin belum kembali ke level tertingginya setelah terkoreksi sepanjang 2026. Data Pintu.co.id per 8 September 2026 mencatat harga Bitcoin di 78.937 dolar AS, atau sekitar 37,5 persen lebih rendah dari rekor 126.198,07 dolar AS pada 6 Oktober 2025.
Harga Bitcoin sempat jatuh ke sekitar 57.735 dolar AS pada 1 Juli 2026. Setelah itu, aset crypto tersebut kembali menguat dengan kenaikan sekitar 25 persen selama Agustus. Kinerja tersebut menjadi penguatan bulanan terbaik Bitcoin sejak November 2024.
Meski harga telah pulih dari titik terendah siklusnya, pergerakan Bitcoin masih cukup fluktuatif. PINTU menilai kondisi tersebut perlu dihadapi dengan strategi investasi yang disesuaikan dengan profil risiko dan kemampuan finansial, bukan dengan upaya menebak harga terendah.
Platform investasi aset keuangan digital yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) itu menilai volatilitas menjadi bagian yang perlu diperhitungkan ketika berinvestasi di Bitcoin.
Karena itu, saat harga terkoreksi, investor tidak harus terburu-buru masuk hanya karena menganggap harga sudah murah. Alokasi dana dan risiko yang sanggup ditanggung perlu menjadi pertimbangan sebelum mengambil keputusan.
